Kabar Baru soal Mobil Listrik Bikin Heboh

Ilustrasi mobil listrik dan panel surya di rumah
Sumber :
  • Electrek

VIVA – Dunia otomotif kembali diramaikan dengan kabar terbaru seputar mobil listrik yang sukses menarik perhatian publik. Dalam beberapa hari terakhir, berbagai informasi mengenai teknologi baru, harga yang semakin kompetitif, hingga kehadiran model terbaru membuat pasar kendaraan listrik kembali jadi perbincangan hangat.

img_title Mobil Listrik Makin Ramai, Pabrik Komponen Lokal Ikut Ketiban Rezeki

Ilustrasi mobil listrik / cas kendaraan listrik

Photo :
  • VIVA/Krisna Wicaksono

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti di pemerintah Amerika Serikat tengah membahas proposal baru yang berpotensi membuat pemilik mobil listrik atau electric vehicle (EV) harus membayar biaya tambahan tahunan. Wacana tersebut langsung memicu perdebatan karena dianggap bisa memengaruhi perkembangan kendaraan listrik di negara tersebut.

img_title Pemerintah Ungkap Pemicu TPA Putri Cempo Solo Kebakaran karena Praktik 'Open Dumping'

Proposal itu muncul di tengah meningkatnya jumlah pengguna mobil listrik di Amerika dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah disebut ingin mencari cara baru untuk menutup kebutuhan dana perawatan jalan dan infrastruktur transportasi yang selama ini banyak berasal dari pajak bahan bakar kendaraan konvensional.

Selama ini, sebagian besar pendanaan jalan raya di Amerika berasal dari pajak bensin dan diesel. Namun karena mobil listrik tidak menggunakan bahan bakar fosil, pemilik EV dianggap tidak ikut berkontribusi lewat skema pajak tersebut.

img_title China Pangkas Insentif Mobil Listrik

Karena itu, muncul usulan agar kendaraan listrik dikenakan biaya federal tambahan setiap tahun sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan dan perawatan infrastruktur jalan.

Menurut laporan yang beredar, biaya tahunan untuk mobil listrik bisa mencapai ratusan dolar AS tergantung jenis kendaraan. Bahkan beberapa proposal juga menyebut kendaraan hybrid dapat terkena biaya tambahan serupa meski nominalnya lebih kecil.

Rencana tersebut langsung menuai kritik dari sejumlah pihak. Banyak pengamat otomotif dan pemerhati lingkungan menilai kebijakan baru itu bisa memperlambat pertumbuhan kendaraan listrik yang saat ini sedang didorong pemerintah Amerika.

Pasalnya, salah satu alasan banyak orang beralih ke mobil listrik adalah biaya operasional yang lebih murah dibanding kendaraan berbahan bakar bensin. Jika biaya tahunan bertambah besar, daya tarik EV dikhawatirkan bisa menurun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa kelompok juga menilai pemilik EV sebenarnya sudah tetap membayar pajak lain seperti registrasi kendaraan, listrik, hingga biaya administrasi negara bagian.

Negara Bagian Sudah Terapkan Biaya Serupa

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut