BYD Kasih Kode Pabrik Subang Segera Beroperasi

BYD M6 DM
Sumber :
  • Yunisa Herawati

Jakarta, VIVA - Pembangunan fasilitas produksi BYD di Subang, Jawa Barat, disebut telah memasuki tahap akhir. Pabrikan asal China itu bahkan mengungkapkan bahwa sejumlah kendaraan sudah mulai diproduksi untuk kebutuhan internal seperti display, test drive, hingga pengujian.

img_title Harga Setara Pajero Sport, Ini 5 Mobil Listrik dari China dan Jepang

Hal tersebut disampaikan Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther T. Panjaitan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luther mengatakan, saat ini proses pembangunan fasilitas produksi BYD di Indonesia tinggal menyelesaikan beberapa tahap finalisasi sebelum nantinya diumumkan resmi beroperasi penuh.

img_title Toyota Mulai Hitung-Hitung Lagi Gara-gara TKDN Mobil Listrik Naik

“Memang seperti saya sampaikan beberapa kali bahwa ini sudah masuk ke tahap paling akhir, final stage,” ujarnya belum lama ini.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah kendaraan sudah diproduksi dari fasilitas tersebut, meski belum untuk produksi massal secara resmi.

img_title Trump Buka Pintu Mobil China Masuk Amerika

“Kita lihat bersama juga ada beberapa kendaraan khususnya untuk display, test drive, kemudian kepentingan pengujian, semuanya sudah diproduksi di fasilitas tersebut,” kata Luther.

Meski demikian, BYD belum menyatakan secara resmi bahwa pabrik di Subang sudah mulai beroperasi penuh sebagai basis produksi kendaraan untuk pasar Indonesia.

Menurut Luther, masih ada beberapa hal yang perlu diselesaikan sebelum perusahaan mengumumkan tahap produksi massal secara penuh.

“Memang ada beberapa hal yang kita harus finalisasi sehingga kami secara ofisial belum menyatakan bahwa ini sudah berproduksi secara sepenuhnya,” tuturnya.

Pabrik BYD di Subang menjadi salah satu proyek strategis perusahaan untuk memperkuat ekspansi di pasar otomotif Indonesia. Kehadiran fasilitas produksi lokal juga dinilai penting untuk mempercepat distribusi kendaraan sekaligus meningkatkan efisiensi bisnis.

Selain itu, produksi lokal juga akan membantu perusahaan memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat, terutama untuk kendaraan elektrifikasi dan teknologi dual mode (DM) yang mulai diperkenalkan BYD di Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Luther mengungkapkan bahwa minat konsumen terhadap model terbaru BYD M6 DM terus meningkat sejak diperkenalkan ke publik.

Menurut dia, jumlah pemesanan bahkan sudah mencapai ratusan unit hanya dalam waktu singkat setelah pengumuman harga indikasi dilakukan.

“Karena kita telah melakukan informasi indication price, kita juga sudah langsung mendapatkan order cukup besar. Ratusan yang saya sudah dapat dari per hari kedua kemarin, ini masih berjalan,” ujarnya.

BYD juga menyebutkan bahwa permintaan tidak hanya datang dari wilayah Jabodetabek, melainkan juga mulai banyak berasal dari daerah.

Hal itu yang membuat perusahaan mulai menyiapkan rangkaian kegiatan pengenalan teknologi dual mode ke berbagai kota di Indonesia melalui agenda Tech Culture Fest.

Setelah Jakarta, kegiatan tersebut direncanakan berlanjut ke Medan, Semarang, Bandung, Surabaya, hingga Makassar.

Di sisi lain, Luther belum memastikan apakah BYD M6 DM akan menjadi model pertama yang diproduksi massal dari fasilitas Subang.

Namun ia menegaskan bahwa kendaraan tersebut memang dirancang untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen Indonesia.

“M6 DM adalah suatu kendaraan yang dirancang untuk kebutuhan dan khusus sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia,” kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BYD sendiri saat ini terus memperluas jaringan penjualannya di Indonesia. Luther menyebutkan sekitar 90 persen showroom BYD di berbagai wilayah Nusantara sudah menerima unit kendaraan untuk display dan test drive.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penetrasi pasar sekaligus meningkatkan pengalaman konsumen terhadap teknologi elektrifikasi yang dibawa BYD di Indonesia.

Mobil Listrik Wuling Hangus Terbakar di Bandung

Mengenal Alat Khusus untuk Kebakaran Mobil Listrik

Perkembangan penggunaan mobil listrik di Indonesia membuat aspek keselamatan menjadi salah satu hal yang ikut diperhatikan. Salah satunya adalah kesiapan petugas pemadam

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut