Motor Listrik Ini Disebut Lebih Mirip Laptop daripada Motor, Kok Bisa?

Motor listrik Omoway
Sumber :
  • Arianti widya

Tangerang, VIVA - Persaingan sepeda motor listrik kini tidak lagi hanya mengandalkan desain futuristis atau jarak tempuh yang panjang. Seiring perkembangan teknologi, kecerdasan perangkat lunak dan konektivitas mulai menjadi faktor pembeda yang semakin diperhatikan konsumen.

img_title Generasi Muda Kini Makin Akrab dengan Transaksi Digital

Hal itu yang coba ditawarkan Omoway melalui teknologi bernama Halo System. Pabrikan motor listrik asal China tersebut bahkan mengklaim sistem yang dikembangkan menjadi salah satu inovasi yang belum pernah diterapkan pada sepeda motor sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manager Omoway Indonesia, Yulong Chen, mengatakan bahwa pengembangan teknologi Halo telah dilakukan jauh sebelum perusahaan meluncurkan produk pertamanya ke pasar. Menurut dia, sistem tersebut merupakan hasil riset jangka panjang yang dimulai sekitar 11 tahun lalu.

img_title CTO Danantara sebut Kerja Sama Teknologi Jangan Berhenti di MoU! Mind Id Lakukan Hal Ini

"Sebetulnya teknologi ini sudah dimulai sekitar 11 tahun yang lalu. Saat itu sebelum Omoway berdiri, pendiri kami sudah melihat kebutuhan masa depan terkait desain pintar dan teknologi yang lebih terintegrasi," ujar Yulong Chen saat ditemui.

Ia menjelaskan, Halo System pada awalnya dikembangkan untuk berbagai kebutuhan teknologi otomotif. Sistem tersebut kemudian diterapkan pada kendaraan roda empat sebelum akhirnya diadaptasi untuk sepeda motor.

img_title Motor Bensin Masih Jadi Andalan, Motor Listrik Punya Banyak PR

Menurut Yulong, konsep utama yang diusung Omoway adalah menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih mirip perangkat digital modern dibandingkan kendaraan konvensional.

Karena itu, motor listrik Omoway dibekali sistem operasi yang memungkinkan pembaruan perangkat lunak dilakukan secara over-the-air (OTA). Teknologi tersebut memungkinkan fitur kendaraan terus berkembang tanpa harus melakukan penggantian perangkat keras.

"Motor ini konsepnya seperti laptop atau smartphone. Ketika dinyalakan ada proses loading karena di dalamnya terdapat sistem operasi yang bekerja. Jadi bukan sekadar kendaraan biasa, tetapi perangkat pintar yang bisa terus berkembang," kata Yulong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui pembaruan OTA, Omoway berencana menghadirkan berbagai peningkatan fitur secara berkala. Konsumen nantinya dapat menerima pembaruan sistem tanpa harus datang ke bengkel.

Pendekatan tersebut dinilai menjadi salah satu keunggulan utama Omoway di tengah pasar motor listrik yang semakin kompetitif. Sebab, sebagian besar sepeda motor saat ini masih mengandalkan sistem elektronik yang relatif statis setelah kendaraan dibeli.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut