Truk Listrik Kini Bisa Dipakai Jarak Jauh

Ilustrasi truk listrik
Sumber :
  • Electrek

Berlin, VIVA – Truk listrik selama ini identik dengan kendaraan untuk distribusi dalam kota karena keterbatasan jarak tempuh dan infrastruktur pengisian daya. Namun, perkembangan teknologi baterai mulai mengubah anggapan tersebut, bahkan untuk kebutuhan logistik jarak jauh.

img_title Prabowo Tugaskan Airlangga Pangkas Biaya Logistik, Targetkan Turun Jadi 12,5 Persen pada 2029

Mercedes-Benz Trucks mengungkapkan hasil pengujian dan operasional armada listriknya yang menunjukkan bahwa truk bertenaga baterai kini mampu menjalankan tugas harian di sektor angkutan jarak jauh. Kesimpulan itu diperoleh setelah perusahaan menganalisis lebih dari 3.000 rute operasional yang dijalankan dalam kondisi nyata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disadur VIVA Otomotif dari Rushlane, Senin 29 Juni 2026, salah satu contoh datang dari perusahaan logistik Seifert yang mengoperasikan Mercedes-Benz eActros 600. Truk listrik tersebut secara rutin menempuh perjalanan hampir 600 kilometer setiap hari dengan membawa muatan rata-rata mencapai 36 ton.

img_title Tak Hanya Baterai Mobil Listrik, Truk Tambang Listrik Ikut Dikembangkan di RI

Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa truk listrik tidak lagi hanya cocok untuk distribusi antarkota dengan jarak pendek. Dengan teknologi baterai yang semakin berkembang, kendaraan niaga listrik mulai mampu menjalankan tugas yang sebelumnya didominasi truk bermesin diesel.

Mercedes-Benz juga mengungkapkan sekitar 80 unit eActros saat ini telah beroperasi di jaringan logistik internal perusahaan. Secara keseluruhan, armada tersebut telah mencatatkan perjalanan lebih dari enam juta mil menggunakan tenaga listrik.

img_title Tingginya Permintaan Sektor Logistik dan Adopsi AI Topang Bisnis Teknologi di Tanah Air

Selama periode November 2025 hingga Maret 2026, lebih dari 3.100 sesi pengisian daya dilakukan untuk mendukung operasional armada tersebut. Menariknya, sekitar separuh proses pengisian baterai dilakukan menggunakan fasilitas pengisian daya publik, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian milik perusahaan.

Selain mampu menempuh perjalanan jauh, penggunaan truk listrik juga dinilai memberikan keuntungan dari sisi biaya operasional. Operator Seifert melaporkan penghematan biaya tol lebih dari 4.000 euro setiap bulan, sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida hingga sekitar 90 ton per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tren penggunaan truk listrik di Eropa juga terus meningkat. Sepanjang 2025, registrasi truk listrik berbobot di atas 16 ton mencapai sekitar 5.000 unit atau naik 51 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meski pangsa pasarnya masih berada di kisaran dua persen dari total penjualan.

Melihat perkembangan tersebut, Mercedes-Benz Trucks optimistis kendaraan niaga listrik akan semakin banyak digunakan untuk angkutan jarak jauh. 

Truk listrik Fuso eCanter

Insentif Mobil Listrik Diminta Meluas, Kini Giliran Kendaraan Komersial

Moeldoko mendorong pemerintah memberikan insentif kendaraan komersial listrik untuk menekan emisi CO2 dan biaya logistik, sekaligus mempercepat elektrifikasi sektor trans

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut