Biodiesel B50 Mulai Dipakai Nasional, Ini Perbedaannya dengan B40

Ilustrasi biodiesel
Sumber :
  • Freepik

Jakarta, VIVA – Pemerintah resmi menerapkan mandatori biodiesel B50 mulai 1 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil impor. Kebijakan ini menjadi kelanjutan dari program B40 yang telah diberlakukan secara nasional sejak awal 2025.

img_title Dua Bulan di Kapal, BMW Passato Bawa Ambisi Besar ke Amerika

Lalu, apa sebenarnya perbedaan B50 dengan B40? Jawabannya terletak pada komposisi campuran biodiesel berbahan baku minyak sawit atau Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dengan solar berbasis minyak bumi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip VIVA Otomotif dari laman Pertamina, Rabu 1 Juli 2026, pada B40 kandungan biodiesel mencapai 40 persen, sedangkan 60 persen sisanya merupakan solar fosil. Sementara pada B50, porsi biodiesel ditingkatkan menjadi 50 persen sehingga komposisinya kini seimbang dengan kandungan solar berbasis minyak bumi.

img_title Gaikindo Beber Peran Mobil Hybrid Pada Pabrik Komponen RI

Meski terlihat sederhana, penambahan porsi biodiesel tersebut menjadi langkah penting dalam program transisi energi nasional. Semakin besar kandungan biodiesel, semakin sedikit kebutuhan solar berbasis minyak bumi yang harus dipenuhi melalui impor.

Selain mengurangi impor BBM, pemerintah juga ingin meningkatkan pemanfaatan minyak sawit produksi dalam negeri. Kebijakan ini diharapkan mampu menghemat devisa negara sekaligus memberikan nilai tambah bagi industri kelapa sawit nasional.

img_title Penjualan Mobil Hybrid Suzuki Naik 31 Persen, Ini yang Dibawa ke GIIAS Makassar 2026

Bagi pemilik kendaraan diesel, perubahan dari B40 ke B50 tidak berarti harus mencari jenis bahan bakar baru di SPBU. Program ini bersifat mandatori sehingga badan usaha penyedia BBM akan menyalurkan solar yang telah dicampur biodiesel sesuai ketentuan pemerintah.

Pemerintah menyebut penerapan B50 telah didahului serangkaian pengujian pada berbagai jenis kendaraan dan mesin. Uji coba dilakukan pada mobil penumpang, truk, bus, alat berat, kereta api hingga kapal untuk memastikan campuran baru tersebut tetap memenuhi aspek performa dan keandalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, pemilik kendaraan diesel tetap disarankan mengikuti rekomendasi pabrikan terkait penggunaan bahan bakar. Perawatan berkala, terutama pada sistem bahan bakar dan filter solar, juga perlu dilakukan sesuai jadwal agar performa mesin tetap optimal.

Sebelum B50 diterapkan, Indonesia telah melalui beberapa tahapan peningkatan campuran biodiesel. Program tersebut dimulai dari B20 pada 2018, kemudian B30 pada 2020, B35 pada 2023, B40 pada 2025, dan kini meningkat menjadi B50 mulai 1 Juli 2026.

Booth Mazda di GIIAS 2026

Beli Mazda di Makassar atau Jakarta, Mana yang Lebih Murah? Cek Perbandingan Harganya

Beli Mazda di Makassar atau Jakarta? Bandingkan harga OTR CX-5, CX-30, dan Mazda3 Hatchback dari sumber resmi Mazda Indonesia, termasuk selisih harga dan tipsnya.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut