Volkswagen akan Pangkas 50 Persen Model Mobil

Logo VW
Sumber :
  • Carscoops

Stuttgart, VIVA – Volkswagen Group mengumumkan langkah besar yang akan mengubah peta bisnisnya dalam beberapa tahun ke depan. Pabrikan asal Jerman itu berencana memangkas hingga 50 persen portofolio model mobil secara global sebelum 2030 sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan efisiensi dan menghadapi persaingan industri otomotif yang semakin ketat.

img_title KPK Sita 4 Mobil dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Kebencanaan BNPB, Ada BMW

Keputusan tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan perusahaan. Selain mengurangi jumlah model, Volkswagen juga akan memangkas kompleksitas produk, mulai dari pilihan mesin, varian, hingga fitur yang selama ini dianggap terlalu banyak dan meningkatkan biaya produksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

CEO Volkswagen Group Oliver Blume mengatakan perusahaan ingin menjadi lebih cepat beradaptasi dengan perubahan pasar. Menurutnya, fokus ke model yang paling diminati akan membuat investasi dan pengembangan teknologi menjadi lebih efektif.

img_title Parkir di Gang Sempit Bikin Keringat Dingin, Mobil Ini Punya Cara Sendiri

"Target kami jelas, pada 2030 Volkswagen Group ingin menjadi perusahaan otomotif paling menarik di dunia dengan merek ikonik, produk yang menginspirasi, teknologi terdepan, dan bisnis yang lebih kompetitif," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari Carscoops, Sabtu 11 Juli 2026.

Meski belum mengumumkan daftar resmi model yang akan dihentikan, sejumlah kendaraan disebut berada dalam posisi kurang aman. Beberapa di antaranya adalah Volkswagen ID.5, Taigo, hingga ID. Buzz generasi berikutnya yang penjualannya dinilai belum memenuhi ekspektasi.

img_title Honda Odyssey 2004, Mengenal MPV Honda yang Jadi Basis Mobil Kontes

Di bawah naungan Volkswagen Group, penyederhanaan juga diperkirakan menyentuh merek lain seperti Skoda, Audi hingga Porsche. Model dengan penjualan rendah atau memiliki posisi yang tumpang tindih dengan produk lain berpotensi tidak mendapat penerus.

Lalu bagaimana dampaknya terhadap pasar Indonesia? Dalam jangka pendek, konsumen diperkirakan belum akan merasakan perubahan yang signifikan karena kebijakan tersebut masih berlangsung secara bertahap hingga akhir dekade ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produk Volkswagen yang saat ini dipasarkan di Indonesia juga memiliki jumlah yang relatif terbatas dibandingkan pasar Eropa. Karena itu, kemungkinan perubahan hanya akan terasa saat perusahaan mulai memperbarui jajaran produknya dalam beberapa tahun mendatang.

Jika ada model global yang benar-benar dihentikan, maka peluang model tersebut masuk ke Indonesia tentu ikut mengecil. Sebaliknya, Volkswagen diperkirakan akan lebih fokus membawa produk yang memiliki permintaan tinggi dan mampu memberikan keuntungan lebih besar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut