Geely Ubah Strategi di Indonesia

Geely Coolray
Sumber :
  • VIVA/Yunisa Herawati

Mandalika, VIVA – Geely menunjukkan perubahan strategi di pasar otomotif Indonesia. Jika sebelumnya lebih dikenal melalui jajaran mobil listrik, kini pabrikan asal China tersebut mulai menghadirkan pilihan kendaraan yang lebih lengkap, mulai dari mesin bensin, hybrid, hingga mobil listrik premium.

img_title Jajal Leapmotor C10, Ada yang Beda dari SUV Listrik Ini

Langkah itu diperlihatkan dalam ajang Geely Refining Tomorrow yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok. Pada kesempatan tersebut, Geely tidak hanya memamerkan lini kendaraan listrik, tetapi juga memperkenalkan Geely Coolray sebagai SUV bermesin pembakaran internal (ICE) pertama yang dipasarkan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran Coolray menambah panjang daftar produk Geely di Tanah Air. Sebelumnya, merek ini telah menawarkan mobil listrik seperti EX2 dan EX5, serta menghadirkan Starray EM-i yang mengusung teknologi hybrid. Di segmen premium, Geely juga membawa merek ZEEKR dengan model 7X dan 009.

img_title Terpopuler: Harga Danza Z9 GT, Eropa Hadang Mobil China, dan Aturan Baru Mobil Listrik

Strategi tersebut menunjukkan bahwa Geely tidak hanya bertaruh pada kendaraan listrik. Perusahaan memilih menawarkan berbagai jenis teknologi penggerak agar dapat menjangkau lebih banyak konsumen dengan kebutuhan mobilitas yang berbeda-beda.

Vice President of Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, mengatakan Indonesia memiliki posisi penting dalam rencana ekspansi global perusahaan. Karena itu, Geely ingin menghadirkan portofolio produk yang lebih lengkap dibanding sebelumnya.

img_title Harga Danza Z9 GT di Indonesia Tiga Kali Lipat China, Ini Kata BYD

"Indonesia memiliki peran penting dalam peta pertumbuhan Geely di tingkat global. Melalui acara ini, kami menunjukkan bagaimana kekuatan Geely sebagai grup otomotif global mulai kami hadirkan secara lebih lengkap di Indonesia, baik melalui lineup kendaraan energi baru, ICE, hingga premium-luxury melalui brand ZEEKR," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Senin 20 Juli 2026.

Menurut Geely, pendekatan multi-powertrain dipilih karena pasar Indonesia masih memiliki kebutuhan yang beragam. Di satu sisi, minat terhadap kendaraan listrik terus meningkat, namun permintaan terhadap mobil bermesin bensin dan hybrid masih menjadi kontributor utama penjualan otomotif nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memperluas pilihan produk, Geely juga menyatakan akan memperkuat ekosistem bisnisnya di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan melalui pengembangan jaringan diler, peningkatan layanan purna jual, serta edukasi kepada konsumen mengenai teknologi kendaraan yang dibawanya.

Di sisi lain, Geely mengaku terus berinvestasi dalam pengembangan teknologi otomotif, mulai dari platform kendaraan listrik, sistem hybrid, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga digital chassis. Teknologi tersebut akan menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menghadirkan kendaraan yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan pasar Indonesia.

Mobil Listrik Geely EX 2

Geely Tindak Lanjuti Keluhan EX2, Mobil Listrik yang Gak Bisa Ngecas

Geely Auto Indonesia menindaklanjuti keluhan pemilik EX2 yang tak bisa dicas setelah enam hari pemakaian. Permintaan ganti unit atau refund masih dibahas.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut