Truk Semakin Modern, Perawatannya Butuh Mekanik Canggih

Truk pemadam di booth Hino GIIAS 2026
Sumber :
  • HMSI

Jakarta, VIVA – Perkembangan teknologi pada kendaraan niaga membuat pekerjaan mekanik ikut berubah. Truk modern kini tidak hanya mengandalkan komponen mekanis, tetapi juga semakin banyak menggunakan sistem elektronik dan teknologi digital yang membutuhkan kemampuan teknisi berbeda.

img_title Truk ODOL Bikin Jalan Cepat Rusak, Negara Harus Keluar Biaya Perbaikan

Perubahan tersebut membuat mekanik dituntut terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya. Kemampuan memperbaiki mesin saja tidak lagi cukup ketika kendaraan sudah mengandalkan berbagai sistem elektronik dan teknologi pendukung lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebutuhan itu semakin penting karena truk menjadi bagian utama dalam operasional logistik, distribusi, hingga sektor pertambangan dan perkebunan. Ketika kendaraan mengalami gangguan, dampaknya bukan hanya biaya perbaikan, tetapi juga bisa menghambat aktivitas bisnis.

img_title Sopir Truk Tangki Diciduk Bawa 5 Ton Solar Subsidi, Polisi Ungkap Dugaan Modusnya

Karena itu, pendidikan vokasi menjadi salah satu jalur yang dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja sesuai perkembangan industri. Materi yang diberikan di sekolah perlu terus disesuaikan agar lulusan memiliki kemampuan yang relevan ketika berhadapan dengan kendaraan generasi terbaru.

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kemendikdasmen, Arie Wibowo Khurniawan, mengatakan hubungan antara sekolah dan industri menjadi semakin penting seiring perkembangan teknologi.

img_title Truk Tabrak Pembatas Jalan di Cawang, 15 Rute Transjakarta Terlambat hingga Picu Gangguan Perjalanan

"Pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan industri. Kolaborasi antara sekolah dan dunia industri menjadi kunci agar lulusan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi yang terus berubah," ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Senin 10 Agustus 2026.

Hal senada terlihat dalam pengembangan sumber daya manusia di industri kendaraan niaga. PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), misalnya, mengembangkan program pendidikan dan pelatihan melalui Hino Indonesia Partnership School serta Hino Indonesia Academy untuk meningkatkan kompetensi mekanik dan tenaga profesional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hino Academy & Customer Center Division Head HMSI, Pieter Andre, menilai peningkatan kemampuan tenaga kerja harus dilakukan secara berkelanjutan agar tetap mengikuti perkembangan teknologi kendaraan.

"Pengembangan SDM merupakan investasi jangka panjang bagi industri transportasi. Melalui Hino Indonesia Academy dan kemitraan dengan sekolah vokasi, kami ingin memastikan lahirnya tenaga kerja yang tidak hanya memahami teknologi kendaraan, tetapi juga siap memberikan layanan terbaik kepada pelanggan," kata Pieter.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut