Volkswagen Terancam Tutup 4 Pabrik di Jerman
- Carscoops
Berlin, VIVA -Â Volkswagen menghadapi salah satu fase restrukturisasi terbesar dalam sejarahnya. Produsen otomotif asal Jerman tersebut dilaporkan berencana menghentikan produksi kendaraan di empat pabrik dalam negeri secara bertahap mulai 2031 hingga 2034.
Rencana tersebut mencakup pabrik Emden dan Zwickau yang produksinya dijadwalkan berakhir pada 2031. Setelah itu, produksi di Hannover direncanakan berhenti pada 2032, sedangkan fasilitas Neckarsulm menyusul pada 2034.
Disadur VIVA Otomotif dari Carscoops, Kamis 3 September 2026, informasi itu berasal dari dokumen internal yang disiapkan untuk rapat dewan pengawas Volkswagen. Rapat tersebut dijadwalkan membahas rencana restrukturisasi perusahaan pada 4 September 2026, sementara Volkswagen sendiri belum mengomentari isi dokumen internal tersebut.
Jika terealisasi, rencana tersebut akan menjadi pukulan besar bagi basis manufaktur Volkswagen di Jerman. Keempat fasilitas yang terdampak memiliki sekitar 40 ribu tenaga kerja yang terkait langsung dengan kelanjutan aktivitas produksi menurut perhitungan dewan pekerja.
Masalah yang dihadapi Volkswagen sebenarnya bukan hanya penjualan mobil yang melemah. Perusahaan juga menghadapi biaya produksi tinggi, kapasitas pabrik berlebih, perubahan permintaan konsumen, serta persaingan yang semakin ketat dari produsen otomotif China.
Tekanan tersebut semakin terasa di China, salah satu pasar terbesar Volkswagen. Merek lokal seperti BYD dan Geely berhasil memperkuat posisinya, sementara Volkswagen kehilangan posisi teratas di pasar tersebut.
Perubahan menuju kendaraan listrik juga ikut mengubah peta persaingan. Volkswagen telah menginvestasikan dana besar untuk mengalihkan sejumlah fasilitas produksinya ke kendaraan listrik, tetapi permintaan dan tingkat pemanfaatan kapasitas di beberapa pabrik belum sesuai dengan harapan.
Pabrik Zwickau menjadi salah satu contohnya. Fasilitas tersebut sejak 2020 memproduksi kendaraan listrik secara eksklusif, tetapi volumenya berada di bawah kapasitas yang dirancang sehingga Volkswagen berencana menghentikan salah satu dari dua lini produksinya pada 2027.
Menariknya, pabrik Emden juga menghadapi situasi serupa meski baru mendapatkan investasi lebih dari 1 miliar euro untuk beralih ke produksi kendaraan listrik. Fasilitas tersebut saat ini memproduksi sejumlah model listrik, tetapi rencana terbaru menyebut produksi penerus ID.4 akan dipindahkan ke Mlada Boleslav, Republik Ceko, mulai 2031.
Volkswagen juga berencana mengurangi kapasitas produksi globalnya. Jaringan produksi perusahaan yang sebelumnya dirancang untuk menghasilkan sekitar 12 juta kendaraan per tahun akan diarahkan menuju kapasitas sekitar 9 juta unit. Sekitar 2 juta unit kapasitas produksi disebut telah dikurangi sebelumnya.
Model-model yang sebelumnya direncanakan untuk diproduksi di pabrik yang terdampak juga akan dialihkan. Penerus ID.4 direncanakan dibuat di Mlada Boleslav, penerus Audi Q4 e-tron di Bratislava, keluarga van listrik B-Space di Poznań, serta penerus Audi A8 di Leipzig.
Salah satu alasan utama restrukturisasi adalah perbedaan biaya produksi antara pabrik di Jerman dan fasilitas Volkswagen di negara Eropa lainnya. Pada 2025, rata-rata biaya pabrik di lokasi Volkswagen di Jerman mencapai sekitar 6.490 euro per kendaraan, sementara rata-rata di pabrik Eropa di luar Jerman sekitar 2.832 euro.
Karena itu, empat pabrik tersebut masih memiliki satu peluang untuk mempertahankan produksi. Volkswagen akan melihat kemungkinan pemberian proyek baru jika masing-masing fasilitas mampu menurunkan biaya pabrik ke tingkat yang kompetitif hingga akhir Juni 2027.
Persoalannya, langkah tersebut berpotensi memicu konflik dengan serikat pekerja. IG Metall dan perwakilan pekerja menentang rencana penutupan pabrik dan pemangkasan pekerjaan, sementara pemerintah negara bagian seperti Lower Saxony juga memiliki kepentingan besar dalam mempertahankan aktivitas industri Volkswagen di Jerman.