China Pangkas Insentif Mobil Listrik
- CNC
Di sisi lain, pemerintah tidak sepenuhnya meninggalkan dukungan terhadap kendaraan energi baru. Program trade-inatau penggantian kendaraan lama dengan kendaraan baru masih memberikan insentif bagi konsumen yang memenuhi persyaratan pada 2026, termasuk bantuan hingga 20.000 yuan untuk pembelian mobil energi baru setelah melakukan penggantian kendaraan lama.
Dengan demikian, arah kebijakan China lebih tepat disebut sebagai pergeseran bentuk dukungan, bukan penghentian seluruh bantuan untuk kendaraan listrik. Industri yang sebelumnya didorong dengan insentif besar kini semakin diarahkan untuk bertahan melalui daya saing produk dan kemampuan manufakturnya sendiri.
Bagi industri otomotif global, perubahan ini layak diperhatikan karena China merupakan pusat produksi sekaligus pasar kendaraan listrik terbesar di dunia. Jika produsen China tetap mampu menawarkan mobil listrik dengan harga kompetitif ketika insentif dikurangi, tekanan persaingan terhadap merek otomotif di berbagai negara berpotensi semakin besar.