Teknologi ADAS Changan Bisa Belajar dari Jutaan Data Berkendara

Changan Nevo Q06
Sumber :
  • Changan

Chongqing, VIVA – Changan Group memperkenalkan teknologi bantuan berkendara canggih atau Advanced Driver Assistance System (ADAS) bernama SDA Pilot. Teknologi ini dikembangkan untuk membuat pengalaman berkendara lebih aman dan nyaman dengan memanfaatkan pemrosesan data serta kecerdasan buatan.

img_title Deepal S07 Bisa ‘Tembus Pandang’, Tapi Cuma Pakai Kamera

Salah satu bagian yang menarik dari teknologi tersebut adalah kemampuan sistem end-to-end large model yang dilatih menggunakan lebih dari 20 juta segmen data berkendara dari kondisi nyata. Data tersebut digunakan untuk membantu sistem memahami berbagai situasi di jalan dan menghasilkan respons berkendara yang lebih natural.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Jumat 11 September 2026, President Changan Group, Zhao Fei mengatakan pengembangan teknologi intelligent driving telah dilakukan perusahaan sejak 2009. Menurutnya, SDA Pilot merupakan hasil dari berbagai pengalaman dan pembelajaran Changan selama mengembangkan teknologi tersebut.

img_title Masa Launching Berakhir, Segini Harga Baru Changan Nevo Q05

Changan sendiri telah mengembangkan sejumlah teknologi bantuan berkendara selama lebih dari satu dekade. Pada 2011, perusahaan membuat prototipe fungsi peringatan tabrakan depan dan peringatan keluar jalur, kemudian memproduksi sistem IACC atau Integrated Adaptive Cruise Control Level 2 secara massal pada 2018.

Pengembangan tersebut berlanjut hingga pada 20 Desember 2025 ketika Changan menerima pelat nomor resmi pertama di China untuk kendaraan dengan kemampuan pengemudian otonom bersyarat Level 3. Perusahaan kemudian mengembangkan SDA Pilot sebagai bagian dari strategi pengembangan teknologi berkendara cerdas secara mandiri.

img_title 5 Mobil Baru 7 Penumpang yang Belum Punya Fitur ADAS

SDA Pilot saat ini ditawarkan dalam tiga tingkatan, yakni Pro, Max, dan Ultra. Tingkatan paling tinggi, SDA Pilot Ultra, menggabungkan Highway NCA, Urban NCA, sistem bantuan parkir dengan lebih dari 400 skenario, serta 31 fitur active safety.

Pada SDA Pilot Ultra, kemampuan komputasi mencapai 560 TOPS dan menggunakan LiDAR 256-line. Kombinasi tersebut memungkinkan sistem memproses informasi dengan respons dalam hitungan milidetik untuk membantu menghasilkan perilaku berkendara yang lebih responsif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memanfaatkan data berkendara, sistem juga dirancang untuk beroperasi dalam berbagai kondisi. Teknologi deteksi LiDAR aktif dan kemampuan pemrosesan hingga 10Hz diklaim membantu kendaraan mengenali potensi bahaya dalam kondisi seperti minim cahaya, silau, hujan, maupun kabut.

Changan juga mengembangkan sistem interaksi berbasis multimodal large model yang menggabungkan kemampuan visual dan suara. Pengemudi dapat memberikan perintah menggunakan bahasa sehari-hari, sementara sistem dirancang untuk mengingat pola dan preferensi berkendara sehingga interaksi dengan kendaraan menjadi lebih natural.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut