Punya Harley-Davidson Bukan Tiket Bebas Aturan di Jalan
- VIVA/ HOG
Tantangan perjalanan juga tidak hanya datang dari kondisi lalu lintas. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan Revival Vol. 3.
Komunitas menyiapkan sejumlah alternatif perjalanan bagi anggota, mulai dari pesawat, kereta, bus hingga kendaraan pribadi. Fleksibilitas tersebut dilakukan agar keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama.
Selain touring, perjalanan ini juga diisi kegiatan sosial di sejumlah daerah, seperti Yogyakarta, Malang, Banyuwangi, dan Bali. Sebanyak 94 peserta datang dari berbagai wilayah Indonesia, bahkan terdapat anggota HOG Singapura yang ikut bergabung.
Dengan demikian, Revival Vol. 3 tidak hanya menjadi perjalanan ratusan kilometer menggunakan Harley-Davidson. Ada pesan yang ingin ditunjukkan komunitas tersebut: semakin besar motornya, bukan berarti semakin besar pula haknya di jalan.
Justru sebaliknya, pengguna kendaraan berkapasitas besar dituntut semakin mampu menunjukkan kedewasaan berkendara.
Sebab, pada akhirnya jalan raya bukan milik Harley-Davidson, bukan pula milik motor kecil atau mobil. Semua pengguna memiliki hak yang sama untuk berada di sana, selama tetap mematuhi aturan dan menghormati satu sama lain.