Punya Harley-Davidson Bukan Tiket Bebas Aturan di Jalan

Komunitas Harley-Davidson
Sumber :
  • VIVA/ HOG

Tantangan perjalanan juga tidak hanya datang dari kondisi lalu lintas. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan Revival Vol. 3.

img_title Heboh Motor Trail Listrik Diduga untuk MBG Mangkrak di Bekasi, TNI Bilang Begini

Komunitas menyiapkan sejumlah alternatif perjalanan bagi anggota, mulai dari pesawat, kereta, bus hingga kendaraan pribadi. Fleksibilitas tersebut dilakukan agar keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain touring, perjalanan ini juga diisi kegiatan sosial di sejumlah daerah, seperti Yogyakarta, Malang, Banyuwangi, dan Bali. Sebanyak 94 peserta datang dari berbagai wilayah Indonesia, bahkan terdapat anggota HOG Singapura yang ikut bergabung.

img_title Honda ADV 160 vs Aprilia SR GT 200, Adu Mesin, Fitur dan Harga

Dengan demikian, Revival Vol. 3 tidak hanya menjadi perjalanan ratusan kilometer menggunakan Harley-Davidson. Ada pesan yang ingin ditunjukkan komunitas tersebut: semakin besar motornya, bukan berarti semakin besar pula haknya di jalan.

Justru sebaliknya, pengguna kendaraan berkapasitas besar dituntut semakin mampu menunjukkan kedewasaan berkendara.

img_title Pengen Gaya Harley-Davidson tapi Budget Pas-pasan? Intip 5 Motor Ini

Sebab, pada akhirnya jalan raya bukan milik Harley-Davidson, bukan pula milik motor kecil atau mobil. Semua pengguna memiliki hak yang sama untuk berada di sana, selama tetap mematuhi aturan dan menghormati satu sama lain.

Kawasaki KLE 500 SE (kiri) dan Honda NX500 (kanan)

Tarung Moge Adventure Terbaru: Honda NX500 vs Kawasaki KLE500 SE

Persaingan motor adventure kelas menengah di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Kawasaki KLE500 SE. Motor bergaya reli ini berhadapan dengan Honda NX500 yang lebih

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut