Waspada Modus Penipuan Segitiga saat Beli Mobil Bekas

Mobil bekas
Sumber :
  • Arianti Widya

Jakarta, VIVA – Mencari mobil bekas dengan harga miring memang bisa bikin calon pembeli tertarik. Tapi kalau harganya terlalu jauh di bawah pasaran, jangan buru-buru tergoda karena bisa saja ada modus penipuan di baliknya.

img_title Terpopuler: SUV PHEV di Bawah Rp500 Juta, Suzuki e-Sky Masuk Indonesia, hingga Modus Penipuan Mobil Bekas

Salah satu yang perlu diwaspadai adalah penipuan segitiga. Modus ini melibatkan pemilik mobil, calon pembeli, dan penipu yang berada di tengah-tengah transaksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengatakan modus tersebut memanfaatkan celah dalam transaksi jual-beli mobil. “Modus pelaku penipuan segitiga memanfaatkan celah untuk mengelabui calon pembeli dan penjual,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif Kamis 17 September 2026.

img_title Terpopuler: Merek China Serbu Mobil Hybrid, Tips Beli Mobil Bekas Rp50 Juta, hingga Posisi Land Cruiser FJ

Cara kerjanya cukup sederhana. Penipu biasanya mengambil foto dan informasi mobil milik orang lain, lalu memasangnya kembali di platform jual-beli dengan harga yang dibuat lebih murah untuk menarik perhatian calon pembeli.

Setelah ada yang tertarik, penipu mulai memainkan perannya sebagai penjual. Calon pembeli bisa diminta segera membayar DP dengan alasan sudah ada orang lain yang juga mengincar mobil tersebut.

img_title Beli Mobil Bekas Rp50 Juta, Sisihkan Dana Segini agar Bisa Dipakai Harian

Di sisi lain, penipu juga menghubungi pemilik mobil yang sebenarnya. Ia bisa mengaku sebagai kerabat atau orang yang membantu menjual kendaraan, kemudian meminta pemilik mobil mengikuti arahan tertentu saat berkomunikasi dengan calon pembeli.

Di sinilah masalah biasanya terjadi. Calon pembeli merasa sudah bertransaksi dengan orang yang memasang iklan, padahal uang yang dikirim justru masuk ke rekening penipu, sementara mobil yang akan dibeli sebenarnya milik orang lain.

Kalau pembeli langsung membayar lunas tanpa mengecek kendaraan dan identitas penjual, kerugiannya tentu bisa jauh lebih besar. Karena itu, jangan hanya melihat kondisi mobil dan harga yang ditawarkan, tetapi pastikan juga siapa sebenarnya pihak yang menerima pembayaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengecekan kendaraan sebelum transaksi juga tidak kalah penting. Untuk mobil Toyota, misalnya, Auto2000 memiliki layanan THS Inspector yang melibatkan teknisi untuk memeriksa kondisi kendaraan sekaligus sejumlah dokumen penting.

Pemeriksaan tersebut mencakup sekitar 177 item, mulai dari eksterior, interior, mesin dan transmisi hingga dokumen kendaraan. Layanan ini diklaim dapat menyelesaikan pemeriksaan sekitar 90 menit sejak mobil ditangani teknisi.

Showroom mobil bekas

Daftar Mobil China yang Harga Bekasnya Masih Tinggi

Harga mobil China di pasar bekas kini semakin beragam, termasuk sejumlah model yang masih mampu mempertahankan nilai jualnya setelah beberapa tahun. Dilihat dari perbandi

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut