Mobil Mewah Mendadak Jadi Barang Haram

Ilustrasi gambar interior mobil supercar Ford GT LM terbaru
Sumber :
  • Carscoops

Iran, VIVA - Pemerintah Iran mengambil langkah baru untuk menekan tekanan ekonomi yang sedang dihadapi negaranya. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengumumkan larangan impor mobil mewah di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit.

img_title Iran-AS Belum Resmi Berdamai, Harga Minyak Dunia Sehari Jatuh Terendah Dalam Tiga Bulan Terakhir

Dilansir VIVA dari Gazette, Kebijakan tersebut diumumkan pada Rabu, 30 September 2026, dan dikaitkan dengan upaya pemerintah mengurangi arus keluar mata uang asing. Iran saat ini menghadapi tekanan ekonomi yang cukup berat, sementara masyarakat juga mulai mempertanyakan tingginya harga kendaraan di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Llarangan tersebut muncul ketika kendaraan mahal justru semakin banyak terlihat di sejumlah kota besar. Mobil-mobil mewah disebut bermunculan di kawasan yang dihuni masyarakat berpenghasilan tinggi.

img_title Ledakan Terdengar di Iran saat Negosiasi dengan AS Berlangsung, Apa yang Terjadi di Selat Hormuz?

Fenomena tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika kondisi ekonomi Iran sedang mengalami tekanan. Terlebih, sejak operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, kondisi ekonomi dan politik negara tersebut semakin mendapat sorotan.

Menariknya, bukan hanya mobil mewah konvensional yang semakin terlihat di jalanan Iran. Kendaraan listrik dan SUV buatan China juga disebut semakin banyak digunakan di sejumlah kota besar.

img_title Perang AS-Iran Masuk Bulan Kesembilan, Vance Ungkap Syarat Damai soal Nuklir

Bagi sebagian masyarakat kaya di Iran, mobil mahal bahkan dianggap sebagai salah satu bentuk investasi. Hal ini tidak terlepas dari harga mobil bekas yang cenderung tetap tinggi dan relatif stabil.

Kondisi pasar otomotif Iran sendiri cukup berbeda dibandingkan sejumlah negara lain. Harga mobil di negara tersebut tergolong mahal, bahkan kendaraan berukuran kecil dan model yang berada di kelas entry level dapat dibanderol lebih dari 11.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp180 jutaan.

Angka tersebut menjadi cukup tinggi jika dibandingkan dengan pendapatan masyarakat. Rata-rata penghasilan bulanan warga Iran disebut hanya berada di kisaran beberapa ratus euro.

Situasi ini membuat kepemilikan mobil baru menjadi semakin sulit bagi sebagian masyarakat. Di sisi lain, kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan finansial justru masih melihat kendaraan sebagai aset yang dapat mempertahankan nilai.

Iran juga memiliki kondisi unik dari sisi harga bahan bakar. Sebagai salah satu negara penghasil minyak dunia, harga bensin di Iran sangat murah. Biayanya hanya beberapa sen dolar AS untuk setiap liter.

Dengan kondisi tersebut, biaya penggunaan kendaraan sebenarnya relatif rendah. Persoalan utama justru berada pada harga kendaraan dan kemampuan masyarakat untuk membelinya.

Larangan impor mobil mewah yang diumumkan Pezeshkian menunjukkan pemerintah Iran kini berusaha lebih ketat mengendalikan penggunaan mata uang asing. Mobil impor, terutama kendaraan berharga tinggi, dinilai dapat meningkatkan kebutuhan terhadap valuta asing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan tersebut juga berpotensi mengubah peta pasar otomotif Iran. Ketika mobil mewah impor semakin dibatasi, kendaraan produksi lokal maupun produk asal China berpeluang mendapat ruang lebih besar.

Namun, dampak kebijakan tersebut terhadap harga mobil dan ketersediaan kendaraan di pasar Iran masih perlu dilihat. Pemerintah Iran menghadapi tantangan untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kendaraan dengan harga yang terjangkau.

Showroom mobil bekas di WTC Mangga Dua

Daftar Mobil Mewah Bekas yang Harganya Setara LCGC Bekas

Mobil mewah masih memiliki tempat tersendiri di pasar otomotif Indonesia, terutama merek seperti BMW dan Mercedes-Benz yang dikenal menawarkan kenyamanan, performa mesin.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut