Daftar Daerah yang Memungut Opsen Pajak Kendaraan dan Besarannya

Ilustrasi STNK baru
Sumber :
  • Arianti Widya

Jakarta, VIVA – Pemilik mobil dan sepeda motor perlu memahami istilah opsen yang kini tercantum dalam komponen pajak kendaraan di sejumlah daerah. Kebijakan ini bukan jenis pajak yang muncul tanpa dasar, melainkan bagian dari perubahan sistem pembagian penerimaan pajak antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten atau kota.

img_title Senangnya Warga Aplikasi Korlantas Bikin Bayar Pajak Kendaraan Cukup dari Rumah

Pemerintah mengatur kebijakan tersebut melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Meski undang-undang itu disahkan pada 5 Januari 2022, penerapan opsen pajak kendaraan baru dimulai pada 5 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum kebijakan ini berlaku, pemerintah kabupaten dan kota menerima bagian dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) melalui mekanisme bagi hasil dari pemerintah provinsi. Melalui opsen, bagian penerimaan untuk kabupaten atau kota dapat masuk langsung ke kas daerah bersamaan dengan pembayaran pajak kendaraan.

img_title Terpopuler: Mobil Bekas Rp75 Jutaan, Kena ETLE Tak Cukup Bayar Denda, hingga Pemutihan Pajak Kendaraan

Aturan tersebut menetapkan tarif opsen PKB dan opsen BBNKB masing-masing sebesar 66 persen dari pokok pajak terutang. Namun, angka itu bukan berarti total pajak kendaraan otomatis naik 66 persen. Opsen dihitung dari pajak terutang, sementara tarif pajak pokok dan kebijakan keringanan dapat berbeda antardaerah.

Dari penelusuran VIVA Otomotif Jumat (16/10/2026) penerapan opsen PKB dan BBNKB mencakup 37 provinsi di Indonesia. Di wilayah Sumatra, kebijakan ini berlaku di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung.

img_title Heboh Informasi Penagihan Pajak Kendaraan Door to Door Akhir September, Polri Tegaskan Hoaks

Di Pulau Jawa, opsen berlaku di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kebijakan yang sama juga diterapkan di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, wilayah Kalimantan mencakup Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara. Di Sulawesi, penerapannya meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Opsen juga berlaku di Maluku dan Maluku Utara. Adapun di wilayah Papua, cakupannya meliputi Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

DKI Jakarta menjadi pengecualian karena tidak memungut opsen PKB dan BBNKB. Pengaturan pajak kendaraan di Jakarta berbeda karena provinsi ini tidak terbagi menjadi kabupaten atau kota otonom.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut