Wapres Minta Para Agen Mobil Diawasi Ketat

kemacetan lalu lintas di Jalan Margonda Raya, Depok
Sumber :
  • Antara/ Indrianto Eko Suwarso

VIVA.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan pemerintah akan mengawasi lebih ketat agen-agen pemegang merek kendaraan roda empat. Menurut dia, produsen harus memastikan mobil yang aman sehingga harus diuji kelayakannya.

img_title Waspada! Polisi Gelar Razia di Jadetabek Jelang Ramadan, Ini 9 Pelanggaran yang Disasar

Menurut JK, makin banyaknya jumlah kendaraan bermotor saat ini berpotensi pada makin tingginya risiko kecelakaan yang berpotensi ditimbulkan. Apalagi jika mobil tersebut dalam kondisi yang tidak laik jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi bagaimana mobil ini biar aman walaupun sudah diawasi Menteri Perhubungan," kata Jusuf Kalla dalam sambutannya pada saat pencanangan Tahun Keselamatan di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu 30 Juli 2017.

img_title Ngeri! Detik-detik 2 Pemotor Hampir Terlindas Truk Pertamina di Jagakarsa

Wapres juga mengimbau agar pemerintah mengawasi setiap kendaraan bermotor yang diproduksi dipastikan laik jalan. Kondisi tersebut diyakini bisa menekan angka kecelakaan dan jumlah korban kecelakaan.

"Setiap kendaraan itu harus memenuhi syarat dengan benar sehingga tidak menimbulkan masalah-masalah. Kita harus bisa me-manage masalah dengan baik. Kita selesaikan dengan baik, semua butuh kekompakan," ujarnya.

img_title 6 Perilaku Penyebab Kecelakaan yang Harus Dihindari Pengendara

Dia melanjutkan bahwa saat ini tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendara sudah lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seperti contoh KIR kendaraan, semua diperiksa dengan baik. KIR tidak nembak gitu saja sehingga timbul hal-hal kecelakaan, bila polisi melakukan dan mengawasi dengan baik saya yakin ini bisa mengurangi kecelakaan," kata dia.


 

Ilustrasi naik motor pakai celana jeans

Penguatan Teknologi Keselamatan Jalan Jadi Investasi Cegah Korban Jiwa dan Kerugian Ekonomi

Kajian ITB menyebut teknologi pengereman pada sepeda motor bisa berpotensi mencegah hingga 111.163 kematian dan memberi manfaat ekonomi lima kali biaya.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut