Perang Merek China di Pasar Mobil Nasional

Wuling SUV di GIIAS 2018.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Pasar kendaraan penumpang di Indonesia semakin meriah, setelah dua pabrikan mobil asal China datang sembari membawa investasi triliunan rupiah. Baik DFSK maupun Wuling hadir lengkap dengan pabrik dan diler masing-masing.

img_title Seberapa Besar Depresiasi Mobil Jepang dan China di Pasar Bekas?

Kiprah Wuling sudah dimulai sejak tahun lalu, di mana mereka mengandalkan satu model saja sebagai awalan. Pada 2017, mobil keluarga Confero ternyata sukses menduduki peringkat ke-10 terlaris di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sama seperti Wuling, DFSK hadir di Indonesia hanya dengan satu produk, yakni Sport Utility Vehicle Glory 580. Penjualannya selama bulan Juli 2018 hanya tercatat 43 unit.

img_title Ada yang Beda dari Wuling Tapi Bukan Mobil

Merek yang kerap disebut dengan nama Sokon itu mengawali debutnya di pameran Indonesia International Motor Show 2018. Selama tiga bulan, DFSK sudah mengirim 168 unit dari pabrik mereka ke diler-diler.

DFSK Glory 580 di GIIAS 2018, Booth DFSK

img_title Daftar Harga Mobil Niaga Listrik di Indonesia, Mulai Rp323 Jutaan

Sementara itu, Wuling kini punya model baru yang masuk dalam segmen mobil keluarga kelas menengah, yakni Cortez. Gabungan penjualan Confero dan Cortez pada bulan ke-7 tahun ini mencapai 1.128 unit.

Sepanjang 2018, posisi Wuling sebagai merek terlaris di Indonesia naik dua peringkat, dari ke-10 menjadi delapan. Selain dimiliki oleh pribadi, Wuling Confero juga dijadikan sebagai armada taksi.

Modifikasi Wuling Cortez

Mobil China Bekas Mulai Banyak di Pasaran, Ini Kisaran Harganya

Mobil bekas China jadi pilihan. Model keluaran sekitar 2019–2020 sudah ditawarkan kembali dengan harga yang lebih rendah dibanding ketika masih menjadi produk baru.

img_title
VIVA.co.id
24 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut