Pemerintah Belum Tentukan Standar Charging Station Mobil Listrik

Stasiun pengisian untuk mobil listrik di SPBU Kuningan, Jakarta
Sumber :
  • VIVA/Pius Mali

VIVA – Meski PT Pertamina (Persero) telah meluncurkan Green Energy Station (GES) sebagai sarana pengisian daya untuk kendaraan listrik di SPBU Kuningan, Jakarta, standarisasi tipe cas yang akan digunakan masih belum ditentukan.

Kemenperin Dorong IKM Berperan dalam Ekosistem Kendaraan Listrik

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku masih harus melakukan pembicaraan dengan beberapa instansi terkait tipe cas yang akan digunakan di Indonesia.

"Memang ada tipe satu, tipe dua dan tipe combo. Kalau ditanya kita akan memilih yang mana itu, nanti kita akan menentukan. Tapi mohon maaf saat ini belum kita pastikan," kata Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Wanhar.

Ragam Kendaraan Listrik Canggih Siap Meriahkan Pameran PEVS 2024

Meski demikian, bila melihat perkembangan kendaraan listrik, saat ini arah yang tepat untuk jenis cas kendaraan listrik akan ada di tipe dua.

"Tapi kalau melihat perkembangan teknologi saat ini akan lebih bijaksana tipe dua. Kalau kami ESDM lebih senang ke tipe dua. Tapi nanti tergantung, sifat standar itu konsensus, kalau semua sepakat ya tipe dua, tapi kalau enggak ya kita tunggu. Ini menarik memang ada beberapa pilihan," ujarnya.

Mobil Baru BYD Rp200 Jutaan Mulai Dikirim ke Diler

Sebagai informasi, GES menjadi upaya Pertamina menjawab tantangan perkembangan industri energi, sekaligus mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang juga tengah digenjot oleh Kementerian ESDM.

Saat ini telah tersedia empat unit charging station di mana dua unit merupakan tipe fast charging yang mampu mengisi penuh baterai kendaraan listrik dalam waktu kurang dari 15 menit dan dua unit merupakan tipe normal charging. (ben)

Ilustrasi macet / mudik

Mudik Pakai Mobil Listrik, Perhatikan Suhu Cuaca dan Ban

Mudik Lebaran 2024 semakin dekat, dan antusiasme para perantau untuk kembali ke kampung halaman sudah terasa. Di tengah meningkatnya kesadaran akan kelestarian lingkungan

img_title
VIVA.co.id
28 Maret 2024