Bukan Hal Serius, Cakram Mobil Berkarat Wajar Terjadi

Cakram mobil berkarat.
Sumber :
  • VIVA.CO.ID/Jeffry Yanto

VIVA – Untuk menghentikan laju mobil, rem bertanggung jawab akan hal tersebut. Maka ada saja yang khawatir ketika piringan atau cakram berkarat, dapat memengaruhi kinerja rem.

img_title Bareskrim Polri Sita 103 Aset di Sukoharjo Terkait Perkara PT DSI, Nilainya Capai Rp10,23 Miliar

Sebenarnya hal itu wajar, umumnya cakram mobil terbuat dari baja yang rentan korosi. Seperti yang disampaikan Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Disk brake kelihatan seperti berkarat sebenarnya bukan karat yang korosif. Namun initial karat, yang terjadi karena oksidasi material besi dan air atau udara,” ujarnya kepada VIVA, Minggu 16 Juni 2019.

img_title Kendaraan di GTA 6 Berpotensi Mengubah Cara Gamer Menjelajahi Vice City

Dia mengatakan, cakram mobil terbuat dari besi cair yang sengaja tidak diberikan cat. Jika diberikan cat atau pelapis anti karat yang tidak sesuai, akan mengurangi koefisien gesek dengan kanvas rem.

“Dan itu (karat) tidak berpengaruh ke pengereman, warna coklat tersebut akan hilang dengan beberapa kali pengereman,” tuturnya.

img_title Pemutihan Pajak di Jakarta Ada Lagi, Mulai dari 2 November hingga 31 Desember 2026

Hal senada disampaikan Diler Technical Support PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi. Menurutnya, wajar timbul karat di cakram karena terbuat dari besi dan langsung terpapar air, kotoran. 

“Mudah berkarat karena materialnya dari baja cor, baja tuang, namun tidak memengaruhi efek pengereman. Karena karat tersebut akan terkikis oleh brake pad atau kanvas rem,” kata Didi.

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes

Maarten Paes Harus Terima Kenyataan Pahit dari Ajax, Baru Main Sekali dari 10 Pertandingan Liga Belanda

Nasib kurang menyenangkan harus dialami kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, bersama Ajax Amsterdam. Setelah sempat dipercaya sebagai penjaga gawang utama, Paes kini leb

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut