Nissan Navara dari Dua Negara 'Adu Banteng', Begini Jadinya

Dua Nissan Navara diuji tabrak
Sumber :
  • GlobalNCAP.org

VIVA –  Uji tabrak menjadi salah satu standar pengujian yang dilakukan oleh produsen mobil. Cara tersebut, dilakukan untuk mengetahui kualitas produk kendaraan yang dipasarkan.

img_title Nissan Skyline Generasi Baru Siap Meluncur Desember 2026

Dengan demikian, akan diketahui kondisi pengemudi maupun penumpang di dalam kabin ketika mobil tersebut mengalami benturan. Teknis pengujiannya sangat beragam, dan biasanya disimulasikan seperti mobil sedang dikemudikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu caranya, menabrakan dua produk yang sama. Pengujian tersebut dilakukan pada Nissan Navara. Mobil yang dipilih berasal dari dua negara yang berbeda, yakni Eropa dan Eropa.

img_title Nissan Ikutan Bikin Mobil PHEV

Uji kecelakaan itu, melibatkan mobil pikap kabin ganda Nissan NP300 Hardbody lansiran 2019, dengan Navara NP300 bekas yang diproduksi di Eropa pada tahun 2015. Meski bentuknya sama, keduanya memiliki fitur dan standar keamanan berbeda.

Baca juga: Pemilik Mobil Chevrolet di Thailand Senasib dengan Indonesia

img_title Bukan untuk Menggantikan Sopir, Ini Fungsi Sebenarnya Nissan ProPilot Assist

CEO and President of Global NCAP, David Ward mengatakan, uji kecelakaan dua mobil ini merupakan kegiatan dramatis dan unik, karena memperlihatkan dua standar yang berbeda pada produk yang sama.

"Nissan Hardbody baru itu punya kualitas lebih buruk, dibandingkan Navara bekas yang dipasrkan di Eropa," ujarnya seperti dilansir dari laman Globalncap, Jumat 21 Februari 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari simulasi kecelakaan yang dibuat pada dua mobil pikap kabin ganda itu, diperkirakan pengemudi mobil Navara versi Afrika akan mengalami cedera fatal. Sementara mobil yang dibuat Eropa risiko cederanya bisa diperkecil.

Meski dalam kondisi bekas, Navara versi Eropa sudah dilengkapi teknologi anti selip dan stability control yang masih berfungsi baik. Sementara produk baru yang dijual di Afrika tidak memiliki fitur tersebut.

Mobil baru produksi Jepang, Toyota Land Cruiser FJ

Tertinggal dari China, Produsen Mobil Jepang Reformasi Total Waktu Pengembangan Mobil, dari 5 Tahun Menjadi 2 Tahun

Produsen mobil Jepang semakin gencar berupaya memangkas waktu pengembangan produk mereka untuk mengejar ketertinggalan dari China. Serangkaian reformasi dilakukan

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut