Kredit Mobil Baru Dalam Kondisi Pandemi, DP-nya Sudah Bisa 20 Persen

Ilustrasi pembelian mobil
Ilustrasi pembelian mobil
Sumber :
  • TAM

VIVA – Mobil-mobil baru yang ditawarkan oleh produsen otomotif, kini banderolnya mulai dari ratusan juta sampai miliaran rupiah. Meski demikian, tak berarti masyarakat berhenti membeli kendaraan. Bahkan ada saja yang bisa memiliki lebih dari satu unit di garasinya.

Banderol mobil saat ini yang tak bisa dikatakan murah, diakali melalui cara pembelian kredit. Ya, sistem pembayaran mengangsur masih mendominasi, ketika seseorang  hendak melakukan transaksi pembelian kendaraan baru yang dijajakan di diler resmi suatu merek otomotif.

Namun, cara ini sempat menuai kendala saat awal terjadinya pandemi COVID-19 di Tanah Air. Perusahaan pembiayaan,menaikkan down payment (DP)/ uang muka menjadi 40 persen, untuk mencegah risiko gagal bayar dari pemohon kredit.

Lantas, apakah penerapan DP maksimal tersebut masih diberlakukan usai lima bulan terjadinya pandemi COVID-19 di Indonesia? Deputy Direktur PT Mandiri Tunas Finance (MTF), Albertus Henditrianto mengatakan, saat ini besaran DP sudah kembali normal.

Baca juga: Mazda Bikin Mobil Edisi Gelap, Tapi Gak Pakai Warna Hitam di Bodinya

"April dan Mei itu leasing menaikan DP jadi 40 persen. Tetapi setelah Juni itu, sudah kembali ke normal 20 persen, dan ini sudah bisa diterima oleh diler. Sehingga terjadi peningkatan. Harapannya, masyarakat bisa menikmati mobil sesuai dengan kantongnya," ujarnya saat konfrensi pers virtual, Jumat 14 Agustus 2020.

Sementara itu, Direktur MTF, Harjanto Tjitohardjojo mengatakan, meski sempat terjadi penurunan darastis, saat ini aplikasi pembiayaan kembali meningkat mengikuti tren penjualan mobil baru yang juga mengalami kenaikan, pada Juni dan Juli 2020.