Sempat Dipajang 2 Hari, Mobil Ini Batal Meluncur

New Mahindra Thar
Sumber :
  • Motoroids

VIVA – Peluncuran mobil baru adalah sebuah momen, di mana produsen sudah yakin bahwa produk yang mereka tawarkan bakal diterima oleh pasar.

img_title Prancis-Jerman Kompak Hadang Dominasi Mobil China

Sebelum bisa sampai ke tahap itu, banyak proses yang harus dilalui. Mulai dari merancang produk, survei pasar hingga menyiapkan berbagai program penjualan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak jarang, pabrikan mobil juga menghadirkan bocoran informasi terlebih dahulu, dengan harapan bisa membangkitkan rasa penasaran calon konsumen.

img_title Pajak Mobil Bisa Beda Meski Modelnya Sama, Ini 6 Faktor Penentunya

Hal itu pula yang dilakukan oleh Mahindra, ketika memperkenalkan mobil baru mereka yang masuk dalam kategori sport utility vehicle atau SUV, yakni Mahindra Thar di Australia.

Kendaraan berpenampilan gagah itu sebelumnya sudah dijual resmi di negara asalnya, yakni India pada tahun lalu. Sambutan konsumen kala itu cukup besar, bahkan ada yang sampai harus antre.

img_title Bukan Cuma Mobil Laris, 10 Merek Ini Malah Betah di Papan Bawah

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Motorbeam, Senin 17 Mei 2021, foto Thar sempat dipajang di laman resmi Mahindra di Negeri Kanguru. Namun setelah dua hari, gambar penggoda itu tidak lagi ada.

Rupanya, hal itu disebabkan adanya tuntutan dari pabrikan mobil asal Amerika Serikat, yakni Jeep. Mahindra dianggap telah melanggar hak cipta, terkait desain Thar yang memiliki banyak kemiripan dengan produk mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini sebenarnya sudah lama terjadi, di mana Mahindra pernah memiliki hak untuk membuat mobil CJ-3. Setelah itu, mereka merancang Thar generasi pertama dengan wujud mirip produk Jeep.

Bukan hanya soal gambar di laman resmi, Jeep juga murka karena ada satu unit Thar yang beredar di Australia, dan statusnya untuk uji jalan. Kini, mobil tersebut dikabarkan sudah tidak lagi terlihat di jalan raya.

Xiaomi SU7 facelift

Murka! China Perketat Pengujian Mobil Listrik, Tak Mau Konsumen Jadi Kelinci Percobaan

China memperketat aturan pengujian mobil listrik setelah muncul masalah keselamatan. Produsen tak boleh memangkas uji kendaraan demi mengejar penjualan.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut