Rumah Baru Nantinya Wajib Sediakan Cas Mobil Listrik

Ilustrasi kabel charger baterai mobil listrik
Ilustrasi kabel charger baterai mobil listrik
Sumber :
  • viva.co.id/ Pius Mali

VIVA – Banyak negara yang ingin mengganti kendaraan konvensional yang saat ini ada di jalanan, dengan model yang digerakkan oleh energi listrik. Hal itu dilakukan, demi mengurangi emisi karbon yang jika tidak dibatasi dapat mengancam hidup semua makhluk hidup.

Beberapa bahkan sudah mengumumkan niat, akan menyetop produksi serta penjualan mobil dengan mesin konvensional. Salah satunya yakni Inggris, yang berencana melakukan itu mulai 2030.

Dilansir VIVA Otomotif dari laman Electrek, Selasa 14 September 2021, para produsen kendaraan sudah mulai gencar menghadirkan mobil listrik di negara tersebut, karena nantinya mereka tidak lagi diizinkan memasarkan kendaraan berbahan bakar bensin maupun diesel.

Berbagai persiapan juga dilakukan oleh pemerintah negara itu, mulai dari menghitung skema insentif supaya warga tertarik mengganti mobil yang saat ini dipakai dengan versi canggih berteknologi setrum, hingga aplikasi yang bisa memudahkan para pengguna mobil listrik saat berkendara sehari-hari.

Dengan aplikasi tersebut, pengemudi bisa memantau wilayah mana saja yang bisa didatangi dengan sisa daya listrik yang tersedia di mobil. Akan muncul juga informasi titik pengecasan, jika tempat yang dituju lebih jauh lagi.

Program lainnya yang sudah sedang disiapkan oleh pemerintah Inggris, yakni aturan mengenai kewajiban bagi para kontraktor untuk menyediakan soket pengisian mobil listrik di setiap rumah yang baru dibangun.

Jadi, nanti penghuni tidak perlu lagi repot memasang stasiun pengisian listrik ketika hendak membawa pulang mobil masa depan tersebut. Adanya fasilitas itu juga diharapkan bisa memicu pembeli rumah, untuk mengganti kendaraan mereka.