Penjualan Mobil Awal Tahun Menurun Gara-gara Ini

Ilustrasi beli mobil di diler Suzuki.
Ilustrasi beli mobil di diler Suzuki.
Sumber :
  • Dok: SIS

VIVA – Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa ketertarikan masyarakat untuk melakukan pembelian mobil pada awal tahun ini mengalami penurunan.

Menurutnya, hal itu disebabkan oleh adanya kenaikan tarif pajak barang mewah atau PPnBM untuk beberapa tipe mobil, terutama yang banyak diminati oleh konsumen seperti low cost green car atau LCGC.

Selain itu, sepinya pembeli mobil yang dijual dengan harga di bawah Rp250 juta juga diakibatkan oleh tidak adanya lagi insentif PPnBM Ditanggung Pemerintah, yang sempat diadakan pada tahun lalu.

Itu sebabnya, ia mengusulkan untuk mengadakan kembali program PPnBM DTP supaya industri otomotif bisa kembali bergairah seperti 2021.

Daihatsu Ayla di GIIAS 2021.

Daihatsu Ayla di GIIAS 2021.

Photo :
  • VIVA/Yunisa Herawati

“Sebelum adanya kepastian perpanjangan insentif PPnBM DTP, masyarakat lebih memilih wait and see yang menyebabkan penurunan purchase order dalam beberapa minggu terakhir,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Kamis 20 Januari 2022.

Menperin menuturkan, perpanjangan PPnBM DTP untuk kendaraan LCGC dan mobil di bawah Rp250 juta akan memberi dampak positif terhadap peningkatan penjualan mobil produksi dalam negeri.