Jika Kecelakaan Truk, Jangan Cuma Salahkan Sopirnya Saja

Truk diduga rem blok menabrak sejumlah kendaraan di perempatan Rapak Balikpapan
Truk diduga rem blok menabrak sejumlah kendaraan di perempatan Rapak Balikpapan
Sumber :
  • Facebook @Evfantri

VIVA – Kejadian kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar seperti truk dan bus, biasanya berakibat fatal dan banyak memakan korban. Tapi, sopir truk atau bus biasanya sering menjadi seorang yang disalahkan, atau bahkan menjadi tersangka setelah kejadian kecelakaan.

Padahal selain sopir ada pihak-pihak yang dirasa juga harus bertanggung jawab ketika terjadi kecelakaan, seperti perusahaan operator bus dan truk tersebut, karena perusahaan punya kewajiban untuk membuat kondisi kendaraan dan sopir dalam keadaan baik. 

Seperti pengecekan kondisi kendaraan sebelum kendaraan berangkat adalah kegiatan yang wajib dilakukan, selain itu perusahaan juga punya kewajiban untuk mengetahui kesiapan awak dan sopir sebelum mengendarai kendaraan.

Menurut Ahmad Wildan, Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menjelaskan bahwa, kecelakaan yang sering terjadi baik truk dan bus karena perusahaan yang tidak menguasai dan mengerti teknologi pada kendaraan saat dibeli.

Tangkapan layar rekaman kecelakaan truk tabrak kendaraan di Balikpapan

Tangkapan layar rekaman kecelakaan truk tabrak kendaraan di Balikpapan

Photo :
  • CCTV Rapak

"Harusnya perusahaan punya buku manual servis, buku manual perawatan, sehingga mekanik yang melakukan perawatan juga paham cara merawatnya. Tanya ke mekaniknya, kalau tidak mengerti harusnya diikutkan pelatihan, jangan sampai karena takut dipecat mekanik bilang paham saja, padahal tidak paham, itu bisa fatal akibatnya," bilang Ahmad kepada VIVA Otomotif.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan bahwa setiap perusahaan baik bus maupun truk wajib memberikan edukasi dan pelatihan kepada para mekanik, sehingga ketika dikendarai kendaraan dalam kondisi yang baik.