Mobil Baru Harus Punya Detektor Alkohol di Negara Ini

Kecelakaan akibat pengendara mobil BMW mabuk
Kecelakaan akibat pengendara mobil BMW mabuk
Sumber :
  • Istimewa/Andrew Tito

VIVA Otomotif – Pengemudi mobil yang dalam pengaruh alkohol dapat menimbulkan  kecelakaan, hal tersebut membuat di Amerika Serikat diusulkan ada alat deteksi alhokol untuk mobil baru.

Hal tersebut digaungkan oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Amerika Serikat, yang memberikan masukan agar mobil keluaran baru dilengkapi sistem deteksi alkohol sebagai standar.

Apalagi diperkirakan  11.654 kematian yang terjadi disebabkan karena kecelakaan akibat pengaruh alkohol, pada tahun 2020. Pada tahun yang sama, ada 11.258 kematian dalam kecelakaan di mana pengemudi berkendara dalam kecepatan tinggi.

Bahkan menurut agen federal, kecelakaan yang terjadi pada 2021 disebabkan pengemudi yang berada dalam pengaruh alkohol. Hingga jatuh korban jiwa sembilan orang, termasuk tujuh anak-anak.

Mobil sedan yang dikendarai dengan mabuk tabrak dua mobil

Mobil sedan yang dikendarai dengan mabuk tabrak dua mobil

Photo :
  • VIVA.co.id/Vicky Fajri

"Teknologi bisa mencegah kecelakaan yang memilukan ini. Sama seperti teknologi mampu mencegah puluhan ribu kematian akibat gangguan mengemudi dan kecelakaan terkait kecepatan yang kami lihat di Amerika Serikat setiap tahun," bilang Jennifer Homendy, Ketua NTSB dikutip dari Carscoops, Minggu 2 Oktober 2022.

Lebih lanjut Homendy berpendapat sistem deteksi gangguan alkohol perlu diterapkan mulai sekarang. Sehingga NTSB bisa membuat beberapa rekomendasi diambil dari dampak kecelakaan yang telah terjadi.

Halaman Selanjutnya
img_title