Mobil yang Bikin Gempar Indonesia Ini Mulai Dipajang di China

VIVA Otomotif: Wuling Air ev mulai dipasarkan di China.
Sumber :
  • Carnewschina

VIVA Otomotif – Indonesia sudah berkali-kali menjadi tempat peluncuran perdana produk otomotif global, baik jenis sepeda motor maupun mobil. Salah satu yang terbaru yakni Wuling Air ev, kendaraan mungil yang tidak membutuhkan bensin.

China Uji Coba Rudal, Militer Taiwan Dalam Keadaan Siaga Perang

Wuling Air ev masuk ke dalam kategori mobil listrik, di mana sumber energinya berasal dari setrum yang disimpan di dalam baterai. Ada dua versi yang ditawarkan, satu dengan jarak tempuh 200 kilometer dan satu lagi 300 km.

Mobil yang dibuat menggunakan platform Global Small Electric Vehicle atau GSEV itu, menjadi model Wuling pertama yang diproduksi di luar negara asalnya, China.

Pria Ini Dapat Kejutan Usai Beli Ban Mobil

Pembuatan Air ev dilakukan di pabrik Wuling Motors, yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Karena merupakan produksi lokal, harga jualnya bisa ditekan hingga mulai Rp200 jutaan saja.

VIVA Otomotif: Wuling Air ev mulai dipasarkan di China.

Photo :
  • Carnewschina
Mobil Listrik Baru Neta X Sudah Diproduksi Lokal, Harganya?

Harga yang relatif terjangkau dan fitur yang mumpuni, membuat Wuling Air ev menjadi sorotan banyak orang di Tanah Air. Tidak sedikit yang ingin menguji coba, dan jumlah pemesanan sudah mencapai ribuan unit dalam waktu singkat.

Belum lama ini, PT SGMW Motor Indonesia mengirim unit Wuling Air ev ke Nepal. Jumlahnya tidak banyak, yakni tiga unit dalam kondisi utuh atau Completely Built Up dan tiga unit terurai alias Completely Knock Down.

Kemudian pada pada Oktober kemarin, Wuling kembali mengapalkan model Wuling Air ev ke negara lain. Ada dua negara tujuan ekspor kendaraan berukuran mungil tersebut, yakni Hong Kong sebanyak tiga unit CBU dan India yang jumlahnya juga tiga unit CBU.

Kini, seperti yang diberitakan Carnewschina, dikutip Selasa 6 Desember 2022, Wuling Air ev sudah mulai ditawarkan di Negeri Tirai Bambu.

Konsumen yang melakukan pemesanan dan memberi uang tanda jadi, akan mendapatkan insentif dari pemerintah China sebesar 4.000 Yuan atau setara Rp8,9 juta.

Sayangnya, tidak disebutkan apakah unit yang nantinya dipasarkan merupakan buatan Indonesia atau mereka akan memproduksinya di negara tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya