Mau Bangkrut, Tesla Kembali Jual Saham Karena Masalah Ini

Logo mobil listrik Tesla
Logo mobil listrik Tesla
Sumber :
  • Dok: Tesla

VIVA Otomotif – Tesla merupakan perusahaan otomotif besar yang memproduksi mobil listrik untuk pasar global. Sudah banyak produk yang mereka kembangkan dan diminati oleh konsumen di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Namun kabar terbaru, pendiri perusahaan tersebut yakni Elon Musk berencana kembali untuk menjual sebagian saham perusahaan sebesar US$3,8 miliar atau setara Rp55 tiriliun. Hal itu dikarenakan mereka tengah mengalami masalah.

Sejatinya, pabrikan asal Amerika ini telah melakukan hal yang sama pada bulan April lalu dengan menjual saham senilai US$23 miliar atau Rp359 trilun. Sebagian hasil penjualan tersebut didedikasikan untuk membantu mendanai akuisisi Twitter.

Pemilik Twitter Elon Musk.

Pemilik Twitter Elon Musk.

Photo :
  • Fox Business

Dikutip VIVA dari JapanToday, Jum'at 16 Desember 2022, alasan besar Tesla mengapa menjual saham tersebut dikarenakan kendaraan listrik dan pembuat panel surya yang diproduksi itu melesat turun dalam penjualannya. Alhasil, mereka kehilangan lebih dari setengah nilai pasar.

Menurut data Forbes, jatuh sahamnya tersebut telah membuat Elon Musk terlempar dari statusnya sebagai orang terkaya di dunia. Kini, pria berusia 51 tahun itu memiliki kekayaan bersihnya menjadi US$174 miliar atau setara Rp2,7 ribu triliun.

Diketahui, sebelumnya Musk memiliki kekayaan bersih US$194,8 miliar (Rp3 ribu triliun) dengan sebagian besar berasal dari hampir 15 persen sahamnya di Tesla, yang memiliki nilai pasar US$622 miliar (Rp97 ribu triliun).

Halaman Selanjutnya
img_title