Mobil Canggih Kecelakaan Gara-gara Software Error

Tesla Model S edisi 2021
Sumber :
  • Tesla

VIVA Otomotif – Mobil canggih Tesla Model S 2021 terlibat dalam sebuah kecelakaan pada bulan November lalu di Bay Bridge, San Francisco. Insiden tersebut bahkan mencelakakan delapan kendaraan sekaligus, dilansir dari Reuters Kamis 22 Desember 2022.

img_title Belum Bisa Dibawa Pulang, 3.000 Orang Sudah Kepincut Pajero Baru

Dalam laporan yang dipublikasikan pada 21 Desember 2022 waktu setempat, sang pengemudi menyatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena software Full Self-Driving (FSD) sedang tidak berfungsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa naas itu terjadi pada Hari Thanksgiving di Interstate-80 dekat Treasure Island yang mengakibatkan dua remaja diangkut ke rumah sakit setempat untuk perawatan luka ringan serta kemacetan di jembatan.

img_title Terpopuler: Suzuki Baleno Facelift, Motor Bekas yang Harganya Stabil, hingga Cara Cuci Mobil Kena Abu Vulkanik

Tesla Model S edisi 2021

Photo :
  • Tesla

Kepala Eksekutif Tesla, Elon Musk menyebut software FSD sebagai pangsa pasar besar dengan pertumbuhan rendah bagi pembuat mobil listrik terbesar di dunia. Namun sistem bantuan pengemudi canggih Tesla menghadapi pengawasan hukum, peraturan, dan kekhawatiran publik yang meningkat. 

img_title Mobil Kotor Gara-gara Abu Vulkanik? Ini Urutan Cucinya

Tesla mengklaim FSD memungkinkan kendaraan mengubah jalur dan parkir secara mandiri melengkapi fitur autopilot standarnya (menyetir, berakselerasi, dan mengerem di jalurnya tanpa campur tangan pengemudi).

Walaupun pengemudi sudah menyuarakan laporannya tentang FSD yang tak berfungsi, polisi belum menentukan apakah pernyataannya akurat atau tidak.

Laporan polisi mengatakan kendaraan tersebut melakukan perubahan jalur yang tak aman dan melambat hingga berhenti yang mengakibatkan kendaraan lain menabrak Tesla dan kecelakaan beruntun pun tak bisa dihindari. 

Polisi menyebut jika FSD tak berfungsi, seharusnya pengemudi bisa mengendalikan kendaraan secara manual.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) yang telah menyelidiki sistem bantuan pengemudi canggih pembuat mobil pun memilih untuk tutup mulut. 

Tesla membeberkan fitur FSD memberikan akses ke fitur bantuan pengemudi yang lebih canggih tapi menekankan semua kendaraaan tetap memerlukan pengawasan pengemudi aktif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Nasional, Jennifer Homedy, telah mempertanyakan pemasaran fitur Tesla sebagai full self-driving. Ia mengutarakan Tesla harus berbuat lebih banyak untuk memastikan orang tak menyalahgunakan fitur tersebut.

DFSK Gelora e baru

Daftar Harga Mobil Niaga Listrik di Indonesia, Mulai Rp323 Jutaan

Mobil niaga listrik mulai menjadi pilihan baru bagi pelaku usaha di Indonesia, baik untuk mengangkut barang maupun penumpang. Harganya yang dipasarkan makin beragam

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut