Penjualan Mobil DFSK Makin Tragis

Produksi mobil DFSK di pabrik Banten
Sumber :
  • DFSK

Jakarta, VIVA – DFSK (Dongfeng Sokon), merek otomotif asal Tiongkok yang masuk pasar Indonesia sejak 2015, menghadirkan sejumlah model kendaraan untuk segmen niaga dan penumpang.

img_title Mobil China Ini Jalan Miring di Tol, Padahal Lagi Ngebut

Dalam perjalanannya, DFSK berusaha mengikuti tren elektrifikasi kendaraan dengan memperkenalkan mobil listrik di bawah sub-brand Seres, yang fokus pada teknologi ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, berdasarkan data penjualan wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari–Maret 2025, tidak semua model DFSK mendapat respons positif dari pasar. Dua di antaranya bahkan tercatat tidak laku sama sekali selama tiga bulan pertama tahun ini.

img_title Chery Kembangkan Robot Humanoid

Dilihat VIVA Otomotif pada Sabtu 19 April 2025, model pertama adalah Gelora EC36 minibus. Mobil ini seharusnya menjadi opsi ramah lingkungan untuk kendaraan angkut penumpang. Sayangnya, dari Januari hingga Maret 2025, tidak satu pun unit dikirim dari pabrik ke dealer—alias penjualannya nol unit.

Nasib serupa juga dialami E502 EV B (4X2) A/T, mobil listrik murni lainnya dari lini Seres. Selama tiga bulan awal 2025, penjualannya juga mandek di angka nol unit, menandakan kurangnya minat pasar atau kemungkinan strategi distribusi yang belum berjalan efektif.

img_title Terpopuler: Geely EX2 Tak Bisa Ngecas, Jawaban BYD soal Gugatan Denza, dan Hasil Uji Mobil China

Berbeda dengan dua model di atas, DFSK masih mencatatkan penjualan untuk Gelora EC35 blind van, yang juga kendaraan listrik niaga. Total penjualannya dalam tiga bulan pertama mencapai 96 unit, dengan tren meningkat tiap bulan: 13 unit (Januari), 31 unit (Februari), dan 52 unit (Maret).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, E502 EV (4X2) A/T, versi lain dari E502, berhasil membukukan penjualan meski tidak terlalu signifikan, yakni 23 unit dalam periode yang sama.

Kondisi ini menunjukkan bahwa walau DFSK cukup agresif mengembangkan mobil listrik di Indonesia, tidak semua model berhasil merebut hati konsumen.

Motor Honda CBR250RR warna Bravery Red Black.

Terpopuler: Adu CBR250RR vs R25 vs Ninja 250, Kisah Purbaya, dan Mobil China Jalan Miring

Komparasi Honda CBR250RR, Yamaha R25, dan Kawasaki Ninja 250, cerita Purbaya yang disebut pelit oleh istri, serta mobil China yang melaju miring di tol.

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut