Pembangunan Pabrik VinFast Terancam Batal?

Pabrik Vinfast di Vietnam
Sumber :
  • Dok: Vinfast

Jakarta, VIVA – Gangguan terhadap pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Subang, Jawa Barat oleh organisasi kemasyarakat (ormas) ternyata bukan kasus tunggal.

img_title Mobil Listrik Makin Ramai, Pabrik Komponen Lokal Ikut Ketiban Rezeki

Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Moeldoko, mengungkapkan bahwa pabrik VinFast asal Vietnam yang berlokasi di area yang sama juga mengalami hal serupa dari ormas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bukan hanya BYD, saya juga pernah mendapat laporan dari VinFast mengenai gangguan-gangguan saat pembangunan pabriknya. Saya sudah bantu komunikasikan langsung ke wilayah setempat,” ujar Moeldoko dikutip VIVA Otomotif belum lama ini.

img_title Subang Mulai Jadi Pusat Manufaktur Kendaraan Listrik

Groundbreaking pabrik produksi mobil listrik VinFast di Subang

Photo :
  • Arianti Widya

Menurutnya, seluruh pihak perlu menjaga iklim investasi tetap kondusif bagi investor yang telah berinvestasi di dalam negeri.

img_title Terpopuler: Harga BBM RON 95 Tembus Rp19 Ribu, Pabrik BYD Berdiri, hingga Produk Baru IMHAX 2026

"Kami mengimbau supaya di tengah situasi iklim dunia usaha yang perlu perhatian, maka semua masyarakat Indonesia harus menciptakan iklim investasi yang baik, jangan sampai pengangguran makin banyak," tutur Moeldoko.

Ia menambahkan, jika investor hengkang dari Indonesia karena tidak mendapatkan jaminan keamanan dari aksi premanisme, maka angka pengangguran di Indonesia berpotensi semakin meningkat.

"Di satu sisi kan ironis, kami perlu peluang untuk bekerja, ada orang datang memberikan peluang tapi diganggu sama yang lain, ini tidak benar ini," lanjut Moeldoko.

Maka dari itu, Moeldoko menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung pemerintah daerah (pemda) untuk mengambil langkah serius dalam memberantas aksi premanisme ormas.

Sebagai informasi, produsen otomotif asal Vietnam, VinFast, sedang membangun pabrik perdananya di Indonesia, tepatnya di Subang, Jawa Barat, dengan nilai investasi awal sebesar US$200 juta atau sekitar Rp3,2 triliun.

Pabrik ini berdiri di atas lahan seluas 170 hektare dengan kapasitas produksi mencapai 50.000 unit mobil listrik per tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fasilitas tersebut mencakup berbagai area produksi utama seperti Body Shop, General Assembly Shop, Paint Shop, hingga area pengujian.

Rencananya, pabrik ini akan mulai beroperasi pada kuartal IV/2025 dengan lini produksi mobil listrik VF 3, VF 5, VF 6, dan VF 7 yang akan dipasarkan di Indonesia.

Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat

BYD Mulai Tinggalkan Mobil Impor, Semua Bakal Diproduksi di Indonesia

Meta: BYD berkomitmen menghentikan impor mobil ke Indonesia setelah produksi lokal berjalan. Pabriknya kini memiliki kapasitas sekitar 10 ribu unit per bulan untuk pasar.

img_title
VIVA.co.id
7 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut