Banyak Pesaing Baru, Kapan Terios Anyar Hadir?

Daihatus Terios R-Adventure
Sumber :
  • Marco Tampubolon/VIVA.co.id

VIVA.co.id - Penjualan mobil jenis SUV (Sport Utility Vehicle) memang mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk untuk varian yang termurahnya.

Belum Lama Meluncur, Penjualan Calya Sudah Salip Agya

Bahkan, karena ketatnya persaingan di pasar low SUV, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus melakukan perombakan model, agar tetap memiliki daya tarik dan dilirik konsumen.

ADM memamerkan mobil yang disebut-sebut menjadi penerus Terios, yakni FT Concept, di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), 20-30 Agustus lalu.

Pamerkan 23 Mobil Baru di IIMS, Honda Klaim Banjir Pesanan

Lantas, seberapa jauh pengembangan penerus si kembar Terios dan Rush tersebut?

"Yang jelas kita sudah survei kemarin di GIIAS, dan hasilnya diterima dengan lebih baik dari yang waktu itu (UFC 3)," jelas Direktur Marketing ADM, Amelia Tjandra, saat acara Daihatsu 7 Wonders Borneo Wild Adventure di Kalimantan, Rabu 23 September 2015.

Daftar Mobil Baru di Bawah Rp100 Juta di IIMS

Kendati telah menuai hasil survei cukup positif, namun wanita yang akrab disapa Amel itu juga menyatakan, Daihatsu saat ini masih melakukan beberapa tahapan lainnya untuk pengembangan FT Concept.

"Design engineering, prototype, testing, hingga akhirnya mass production. Jadi, sebelum tahapan itu, yah sebenarnya jadi atau tidak (diproduksi), kami belum tahu," jelas Amel.

Amel juga mengatakan, untuk membuat mobil, dari proses desain hingga dijual, prosesnya tidak bisa sembarangan. Ia mencontohkan, pada tahap design engineering, dibutuhkan perhitungan yang rumit, mulai dari bentuk dan pemasangan mesin, agar pas digunakan pada mobil.

"Sekarang memang sudah baik, tapi kami berharap lebih baik lagi, jauh dari yang saat ini. Sekarang saja, (Terios terbaru) banyak yang bilang sangat nyaman," ujarnya.

Seperti pasar low MPV (Multi Purpose Vehicle), segmen low SUV yang dihuni Terios dan Rush juga kini semakin gencar diserbu para pendatang baru, dengan harga yang makin kompetitif.

Menanggapi hal itu, Amel rupanya tak khawatir. Sebaliknya, penjualan Terios buatan Indonesia masih mendapatkan respon positif di kalangan konsumen.

Menurut Executive Coordinator Domestic Marketing Division ADM, Rokky Irvayandi, kehadiran Terios baru justru mampu meningkatkan daya tarik tersendiri.

"Penjualan Terios rata-rata sebulan 1.000 -1.100 unit. Setelah versi baru hadir, penjualan menjadi 1.200 - 1.300 unit," ujar Rokky.

Hanya saja Rokky tak menampik, melemahnya pasar otomotif juga turut memengaruhi penjualan Daihatsu.

"Karena penurunan pasar saat ini mencapai 19-20 persen, dan itu dialami oleh semua merek. Jadi, kalau melihat perbandingan itu, kita bersyukur," kata Rokky.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya