Jaguar Berteknologi Antariksa Resmi Hadir di Indonesia

Peluncuran Jaguar XE di Jakarta Auto Show 2015.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Dian Tami

VIVA.co.id - PT Grandauto Dinamika (PT GAD), agen pemegang merek (APM) Jaguar Land Rover di Indonesia, resmi meluncurkan mobil terbaru Jaguar, yakni Jaguar XE, di ajang Jakarta Auto Show 2015 (JAS), yang berlangsung mulai 28 Oktober sampai 1 November 2015.

Transaksi di Pameran Otomotif JAS Tembus Rp329 Miliar

Dengan mengadopsi teknologi pesawat luar angkasa, Jaguar XE merupakan sedan medium size pertama yang menggunakan sasis monocoque aluminium-intesive. Didesain dengan komponen aluminium lebih dari 75 persen dari keseluruhan bodi, mobil teranyar ini diklaim memiliki performa mesin, fitur keselamatan dan efisiensi bahan bakar terbaik di kelasnya.

"Hari ini merupakan salah satu milestone penting, karena kami dapat memperkenalkan salah satu mobil paling aerodinamis yang pernah diproduksi oleh Jaguar, untuk masyarakat Indonesia," ungkap Direktur Operasional GAD, Bambang Tjahuono, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu 28 Oktober 2015.

Mobil India Ikut Sebar Diskon di Jakarta Auto Show 2015

Hadir dengan dua varian, Jaguar XE disematkan mesin berkapasitas 2.000cc. Dilengkapi dengan suspensi khusus, varian Prestige dapat menghasilkan tenaga hingga 197 daya kuda dengan torsi maksimum 280 Newton meter (Nm). Untuk menambah kesan eksklusif, Jaguar XE 2.0 Prestige dilengkapi dengan velg 18 inci.

Sedangkan varian R-Sport memiliki mesin bertenaga 236 daya kuda dengan torsi maksimum 340 Nm. Jaguar XE 2.0 R-Sport dilengkapi dengan velg Venom Alloy Wheels berukuran 19 inci.

Filter Udara Ini Diklaim Buat Kendaraan Lebih Irit

Selain itu, mobil terbaru ini memiliki jarak roda sepanjang 2.835 milimeter, dengan konfigurasi tempat duduk yang rendah. Penumpang akan dimanjakan dengan sistem tata suara Meridian Audio berkekuatan 380 Watt dan dilengkapi dengan 11 pengeras suara.

Land Rover Defender

Ford Hengkang, Bagaimana Nasib Jaguar Land Rover Indonesia?

Hengkangnya Ford dikhawatirkan menular pada pabrikan otomotif lain.

img_title
VIVA.co.id
22 Februari 2016