Daftar Perusahaan Otomotif Paling Banyak Investasi di RI

Suasana perakitan Toyota Etios di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di kawasan perindustrian Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/03/2013).
Suasana perakitan Toyota Etios di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di kawasan perindustrian Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/03/2013).
Sumber :
  • VIVAnews/Herdi Muhardi

VIVA.co.id - Tak banyak masyarakat Indonesia yang mengetahui bahwa sejumlah mobil yang saat ini digunakan dan dikendarai untuk mobilitas ternyata dibuat di Indonesia. Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat, diketahui menjadi salah satu tempat pembuatan sejumlah mobil.

Menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian RI, I Gusti Putu Suryawirawan, setidaknya perusahaan yang paling besar melakukan investasi berasal dari Jepang antara lain, Toyota, Daihatsu, Suzuki, Honda, dan Mitsubishi.

"Mereka berkomitmen menjadi satu. Karena mereka punya global produk, dimana produk yang mereka desain dan diproduksi untuk market dunia termasuk Indonesia," kata Putu kepada VIVA.co.id, di pabrik Karawang 1 TMMIN, Karawang Barat, Jawa Barat, Selasa, 24 November 2015.

Putu menyatakan, untuk melakukan investasi di Indonesia, terutama untuk produksi manufaktur, setidaknya setiap perusahaan otomotif harus mengucurkan biaya paling sedikit US$200 juta.

Tak hanya itu, untuk melakukan investasi pembangunan pabrik produksi di Indonesia, setiap perusahaan otomotif juga harus mengikuti beberapa proses aturan main yang telah diterapkan pemerintah.

"Beberapa proses yang kami wajibkan (dilakukan pembuatannya di Indonesia), seperti proses pengelasan, pengecatan, kemudian komponen utama seperti mesin, transmisi ataupun gardan. Itu tentu membutukan investasi besar," kata Putu.

Seperti diketahui, sejumlah perusahaan otomotif memang mengincar Indonesia sebagai basis produksi untuk pembuatan mobil yang menyasar pasar Tanah Air dan juga bakal diekspor ke sejumlah negara lain.

Salah satu pabrikan otomotif yang baru menancapkan kuku bisnisnnya di kancah otomotif nasional yakni Mitsubishi dengan nilai investasi mencapai Rp6 triliun.

Pabrik baru perusahaan berlambang tiga berlian ini dibangun di atas lahan seluas 51 hektar di kawasan Industri di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Rencananya, pabrik yang akan beroperasi 2017 mendatang akan membuat mobil keluarga berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV).

Tak hanya itu, seksinya pasar otomotif Indonesia rupanya mampu memberikan daya tarik tersendiri bagi perusahaan mobil asal Tiongkok, SAIC General Motors Wuling (SFMW).

Meski pendatang baru, namun perusahaan ini tak tanggung-tanggung berinvetasi di Indonesia dengan mengucurkan dana hingga US$700 juta. Sama seperti Mitsubishi, pabrik SFMW yang dalam proses pembangunan ini dilakukan di Cikarang, Jawa Barat, dengan luas pabrik mencapai 30 hektare.

SFMW disebut-sebut akan menghadirkan mobil keluarga yang harganya pun akan sangat kompetitif alias murah. (ase)