Mazda Indonesia Pastikan Tak Ada PHK Karyawan

Mazda CX-5
Sumber :
  • Dok: Mazda
VIVA.co.id
img_title Mazda Biante Banting Harga
- Kebangkrutan saat ini tengah menghantui industri otomotif Tanah Air. Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sebelumnya menyatakan, bukan tidak mungkin pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran akan kembali terjadi pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Jaringan Media Al Jazeera akan PHK Karyawan di Seluruh Dunia
 
img_title Credit Suisse Pangkas Anggaran dan 2.000 Karyawan
"Kami melihat potensi PHK akan terjadi juga di industri komponen otomotif dan sepeda motor. Ini karena penjualan sepeda motor contohnya, makin menurun," ungkap Said, di Jakarta.
 
Dia menjelaskan, PHK ini nantinya banyak menyasar sektor otomotif, termasuk industri komponennya. Turunnya pemasukan di sektor industri komponen otomotif dinilai membuat perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang otomotif harus melakukan efisiensi dengan berbagai cara, salah satunya dengan menjalankan PHK.

Menanggapi hal tersebut, Senior Marketing Manager PT Mazda Motor Indonesia, Astrid Ariani Wijana juga mengaku ketar-ketir dengan kondisi saat ini. Kendati demikian, hingga saat ini, Mazda mengaku tidak akan melakukan PHK.

"Dari sisi kami tidak ada PHK. Saya lihat dari faktor ekonomi yang melemah itu bukan cuma Mazda yang merasakan, semua merasakan," ungkapnya di Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Februari 2016.

Astrid menambahkan, Mazda menyatakan tetap optimistis dengan industri otomotif Tanah Air, meskipun mengalami penurunan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita berusaha optimistis supaya hal ini tidak selamanya. Saya melihat regulasi pemerintah mulai menuju ke arah sana, misalnya proyek pembangunan infrastruktur yang nantinya kita harap mendorong roda perekonomian lebih baik," katanya.
ilustrasi Pekerja perempuan di pabrik benang

63 Ribu Buruh Pabrik Tekstil Terancam PHK, Ini Kata Apindo

Apindo Jabar tegaskan harus ada itikad baik dari perusahaan.

img_title
VIVA.co.id
30 Juli 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut