Ford Hengkang, Bagaimana Nasib Jaguar Land Rover Indonesia?

Land Rover Defender
Land Rover Defender
Sumber :
  • VIVA.co.id/Herdi

VIVA.co.id - Hengkangnya Ford dari industri otomotif Indonesia terbilang mengejutkan. Pasalnya, pabrikan asal Amerika Serikat itu mengaku tak mendapatkan keuntungan menancapkan kuku bisnisnya di Tanah Air.

Perginya Ford tentunya juga sempat dikhawatirkan bakal menular pada perusahaan otomotif lainnya, terutama bagi mereka selaku pabrikan mobil mewah yang menjual dalam kondisi utuh tanpa melakukan perakitan secara lokal.

Namun, hal ini dipastikan tidak akan terjadi pada PT Grandauto Dinamika (GAD) selaku agen tunggal pemegang merek Jaguar Land Rover di Indonesia. Menurut Operation Director PT GAD Bambang Tjahyono, di tahun ini perusahaannya masih tetap optimis sektor otomotif Indonesia akan tetap berkembang.

“Kami percaya, karena pemerintah sendiri kan tahun ini mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang lebih baik. Ya semoga perkembangan rupiah yang lebih baik juga membuat tahun ini akan lebih baik,” kata  Bambang, Minggu, 21 Februari 2016.

Bambang mengatakan, meski pajak kendaraan barang mewah cukup tinggi, namun baginya hal itu belum memberikan efek yang terlalu memengaruhi penjualan Jaguar Land Rover. Kata Bambang, untuk mengatasi agar konsumen tetap percaya dan perusahaan tidak merugi, PT GAD tetap memperketat kuantitas pengiriman barang.

“Kami akan menjaga stok lebih baik, jangan sampai over order atau over stock. Kalau targetnya kita ada untuk tahun ini belum bisa kita umumkan, kalau tahun lalu sekira 200-an unit (Jaguar-Land Rover),” ujarnya menambahkan.

Untuk tetap eksis di industri otomotif nasional, di tahun ini, Jaguar Land Rover juga akan tetap memboyong mobil baru serta turut andil dalam acara Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS) 2016, yang digelar Agustus mendatang.

(mus)