Dua Mobil Esemka yang Siap Diproduksi Massal

Wali Kota Solo mengendarai mobil Esemka
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fajar Sodiq

VIVA.co.id – Meski jauh dari hiruk-pikuk pemberitaan media massa, mobil cita rasa nasional Esemka rupanya terus melaju mendekati peluncuran. Setidaknya, tahap demi tahap telah dilakoni Esemka yang sedianya akan diproduksi PT Adiperkasa Cira Esemka Hero (ACEH).

img_title Kemenperin: Hilirisasi Industri Agro Berpotensi Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2028

Sejauh ini, satu model Esemka bernama Adia sudah mendapat Nomor Induk Kendaraan (NIK) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Selanjutnya, mobil ini akan menjalani tes uji layak jalan di Kementerian Perhubungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara dua mobil lainnya, Rajawali dan Bima, rupanya sudah seluruhnya mengantongi izin. Artinya, hanya tinggal tahap produksi massal saja. Hal itu dikatakan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin, Yan Sibarang Tandiele saat ditemui VIVA.co.id, di Gedung Kemenperin, Jakarta, Kamis kemarin, 14 Juli 2016.

img_title Produksi Dihentikan! Mobil Ini Malah Dibanderol Lebih Murah

"Artinya, Esemka sendiri sudah siap untuk produksi massal untuk mobil Esemka tipe SUV (Sport Utility Vehicle) Rajawali dan juga mobil Esemka Bima. Sudah lulus semua perizinannya, sudah mendapatkan NIK produksi Solo, tinggal produksi saja," kata Yan.

Dia menambahkan, dirinya tidak mengetahui secara jelas kapan tepatnya mobil terbaru dari Esemka tersebut akan debut di Indonesia. Saat ditanyai mengenai kandungan lokal yang akan digunakan oleh mobil Esemka, sejauh ini dia belum bisa berbicara.

img_title Langkah Danantara Revitalisasi Industri Tekstil Bakal Perkuat Fondasi Industri Nasional

"Ini kan mobilnya bukan program pemerintah, kita tidak menargetkan kandungan lokal berapa persen yang harus dicapai. Tidak ada," katanya.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika

Perkuat Ekosistem Industri Kakao Nasional, Kemenperin Siapkan 100 Cocoa Doctor

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, dan daya saing industri kakao nasional.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut