Mobil Otonom Butuh Komputer Super Kencang untuk Proses Data

Mobil otonom Google
Sumber :
  • futurehumanevolution.com

VIVA.co.id – Teknologi otonom saat ini sudah bisa dinikmati oleh operator pesawat terbang dan kapal laut. Dengan adanya fitur yang diberi nama autopilot, pesawat dan kapal bisa melaju tanpa butuh dikendalikan oleh pilot atau nakhoda.

img_title 3 ASN Kementan yang Tewas Dituduh Intel, Begini Respons Mendagri

Sayangnya, teknologi ini belum bisa dinikmati oleh para pengguna mobil. Pengembangan teknologi otonom untuk mobil sebenarnya sudah dilakukan sejak lama, namun hingga saat ini belum bisa diimplementasikan dengan sempurna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu alasannya, jumlah data yang perlu diproses, agar mobil bisa bergerak sendiri dengan aman, sangat besar. Menurut Chief Executive Officer Intel, Brian Krzanich, data yang perlu diproses oleh komputer mobil otonom mencapai empat Terabyte (TB) setiap harinya.

img_title Apple Silicon, AMD Ryzen AI, Intel Core Ultra hingga Snapdragon X: Persaingan Prosesor Laptop Makin Menarik

Hal itu dikatakan Brian, saat menghadiri acara Auto Mobility LA, yang saat ini digelar di Amerika Serikat. Demikian dilansir dari Jalopnik, Rabu 16 November 2016.

Melihat kebutuhan tersebut, Intel sebagai produsen ‘otak’ komputer berniat untuk ikut terjun dalam pengembangan mobil otonom.

img_title Membandingkan Laptop Intel, AMD, dan Snapdragon, Siapa yang Memimpin di Tahun 2026?

Bekerja sama dengan BMW, Intel berperan merancang komputer yang dapat mengolah data sebesar itu dalam waktu singkat. Untuk keperluan itu, Brian mengatakan, Intel siap menggelontorkan dana hingga US$250 juta, atau sekitar Rp3,3 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan adanya komputer super kencang, diharapkan data yang dibutuhkan mobil dapat diolah dengan cepat, sehingga tingkat keamanan mobil menjadi semakin baik.

(ren)

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang

Mayjen Febriel Pastikan 3 ASN dan Satu Sopir Travel Korban Penembakan KKB Bukan Intel TNI

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memastikan empat korban penembakan yang dilakukan KKB bukan anggota intelejen seperti yang beredar

img_title
VIVA.co.id
20 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut