Tarif Baru Taksi Online, Ini Curhatan Para Pengguna

Toyota Avanza. Foto ilustrasi taksi online.
Sumber :
  • Dok. TAM

VIVA.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mulai mengefektifkan tarif taksi aplikasi dalam jaringan alias taksi online. Ini didasarkan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017, di mana telah ditetapkan tarif atas dan bawahnya.

img_title Mobil Sopir Taksi Online di Pamulang Dibawa Kabur, Pelaku Pura-pura Bayar dan Tusuk Korban Pakai Pisau Dapur

Putusan tersebut berlaku mulai 1 Juli 2017. Pemerintah beralasan menempuh cara demikian guna memastikan biaya tarif taksi online dapat sebanding dengan penyedia transportasi konvensional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas bagaimana tanggapan dari para pengguna taksi online mengetahui aturan ini? Bela Pramadita, salah seorang pengguna jasa transportasi online mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan adanya penyesuaian tarif untuk taksi online.

img_title Hina Alquran saat Naik Taksi Online: Aparat Keamanan Dipenjara 14 Hari, Denda Rp30,6 Juta

"Kalau pun tarifnya harus naik karena peraturan pemerintah enggak masalah. Ya asalkan disesuaikan juga dari segi pelayanan dari taksi online, supaya penumpang pun juga enggak merasa terlalu keberatan kalau harus bayar lebih," kata karyawati yang berkantor di kawasan Cawang, Jakarta Timur saat berbincang dengan VIVA.co.id, Selasa 4 Juli 2017.

Dikatakan Bela, taksi online memang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan taksi konvensional, yakni mobil yang digunakan seperti kendaraan pribadi. Selain itu, konsumen juga dimudahkan karena dijemput di lokasi berada. Berbeda dengan taksi konvensional yang mesti mencari terlebih dahulu di lalu lintas ramai.

img_title Wanita di Jakbar Jadi Korban Pelecehan Sopir Taksi Online, Begini Modusnya

"Sejauh ini, buat aku pribadi pelayanan taksi online masih cukup menyenangkan, karena memang belum pernah mengalami kejadian aneh-aneh. Aku pun masih prefer taksi online karena enggak perlu repot berhentikan taksi di pinggir jalan, lebih praktis dan langsung dijemput di mana kita berada," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada dengan Bela, Afiza salah seorang karyawati swasta mengatakan, meski tarifnya naik, taksi online bisa tetap menjadi favorit konsumen. "Balik lagi itu jadi alternatif orang naik taksi online yang nyaman, makanya banyak yang suka. Kenaikan wajar asal masih di bawah taksi biasa dan taksi online mudah-mudahan saja tetap banyak promo setelah kenaikan, jadi enggak berasa berat ke konsumen," kata dia.

Sementara itu, Sisilia yang juga pengguna jasa taksi online mengatakan, dirinya merasa keberatan jika tarif taksi online dinaikkan. Dia menyebut, tarif taksi online yang lebih rendah dibandingkan taksi konvensional menjadi pilihan menarik baginya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut