Honda: Data Penjualan dan Kartel Tidak Berhubungan

Sepeda motor All New Honda Vario 125
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Data penjualan kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, menjadi salah satu tolak ukur pergerakan industri otomotif Tanah Air. Dengan data tersebut, publik bisa mengetahui jumlah penjualan setiap bulannya. 

img_title Era Kejayaan Sedan di Indonesia Mulai Pudar, Datanya Bikin Kaget

Namun, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meminta data tersebut tidak lagi disebar melalui asosiasi kendaraan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPPU menyatakan, jika sesama pelaku usaha mengetahui data penjualan, mereka khawatir akan terjadi oligopoli atau kondisi pasar, terkait penawaran barang dikuasai oleh beberapa perusahaan. 

img_title Innova dan Mobil Niaga Kejar-kejaran di Daftar Terlaris September 2026

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor, Thomas Wijaya mengatakan bahwa mereka menyerahkan seluruh kebijakan kepada Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI).

"Kami berkordinasi dengan AISI, karena itu yang ditanyakan asosiasinya, bukan kami. Tergantung dari asosiasi sendiri, kami kan tergabung di asosiasi," kataThomas di Jakarta, Minggu malam, 15 Juli 2018.

img_title Persaingan Mobil China Makin Brutal, Ada yang Laris dan Ada yang Ngenes

Saat disinggung kemungkinan terjadinya kartel akibat data penjualan kendaraan motor yang disebar ke publik, Thomas menjelaskan, kedua hal tersebut tidak memiliki hubungan.

"Kami melihat itu tidak ada hubungannya. Apapun yang dilakukan pemegang merek fokus kepada konsumen, memenuhi kebutuhan konsumen. Kalau bicara produk, desain, harga, itu kan sesuai dengan pasar yang ada dan kebutuhan konsumen saja," tuturnya.

Daihatsu Sigra

Mobil Murah Mulai Ditinggalkan? Ini Nasib Penjualan LCGC di Indonesia

Mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) selama ini menjadi pilihan masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan harga relatif terjangkau.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut