Kamera E-Tilang Pantau Lajur Khusus Motor di Jalan Thamrin?

Pengendara sepeda motor di kawasan Jalan MH Thamrin.
Sumber :
  • VIVA/Eka Permadi

VIVA – Beberapa tahun lalu, Pemerintah Provinsi DKI melarang para pemotor untuk melintasi kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Alasannya, demi mengurangi kepadatan lalu lintas.

img_title Sempat Loyo, Permintaan Sepeda Motor Cetak Rekor Baru

Namun, Mahkamah Agung kemudian membatalkan Peraturan Gubernur yang dibuat di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu. Menurut MA, pelarangan itu melanggar hak asasi manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, pada awal 2018 Dinas Perhubungan Pemprov DKI membuat lajur khusus untuk para pengguna sepeda motor di kawasan tersebut.

img_title Deretan Motor Edisi MotoGP yang Pernah Beredar di Indonesia

Jalur khusus yang dibuat Dishub ini untuk menjaga, agar kendaraan roda dua melaju pada jalur tersebut. Jalur kuning tersebut hanya berupa karpet kuning dan dibatasi dengan garis putih, sehingga roda dua dan roda empat dapat melaju pada jalurnya masing-masing.

Baca Juga: Ban Tertusuk Paku, Dicabut atau Dibiarkan?

img_title Kurs Dolar Rp17.700, Segini Harga Moge Terbaru Honda di Indonesia

Nah, mulai 1 Februari 2020 Polda Metro Jaya akan menguji coba tilang elektronik khusus sepeda motor, di kawasan tersebut. Ada dua kamera yang telah diperbarui perangkat lunaknya, agar dapat memantau pelanggaran lalu lintas yang dilakukan para pemotor.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengungkapkan, bahwa fitur yang tersedia saat ini baru mampu memantau tiga pelanggaran saja.

“Yang akan ditindak adalah pelanggaran rambu, marka dan helm,” ujarnya kepada VIVA, Selasa 28 Januari 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengenai adanya pelanggaran di lajur khusus sepeda motor, Fahri menjelaskan bahwa saat ini hal itu belum masuk dalam daftar tilang elektronik.

“Kami belum pasang di tempat-tempat tertentu yang ditandai oleh marka jalan. Baru dipasang untuk memantau marka dan rambu di perempatan saja, ditambah penggunaan helm,” tuturnya.

Deretan Motor TVS di IMOS 2025

Penjualan Motor Tembus 5 Juta Unit, Akankah 2026 Jadi Tahun Kebangkitan Pasar Roda Dua?

Penjualan motor Indonesia mencapai 5,16 juta unit hingga September 2026. AISI optimistis pasar roda dua tumbuh dan menargetkan penjualan 6,7 juta unit tahun ini.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut