Dirjen Hubdat Beberkan Solusi Motor Listrik Diminati Masyarakat

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi.
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi.
Sumber :
  • Dok: Kemenhub

VIVA – Alat transportasi pribadi yang populasinya paling banyak di Indonesia, yakni sepeda motor. Setiap tahun, para pabrikan membuat dan memasarkan sekitar 6-7 juta unit ke konsumen.

Tak heran jika kemudian motor dilirik sebagai salah satu kendaraan, yang layak untuk diganti jantung pacunya menjadi mesin dengan energi listrik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan tujuannya yakni untuk mengurangi pencemaran karbon dioksida, sehingga masyarakat bisa hidup lebih sehat.

Motor Listrik Gesits.

Motor Listrik Gesits.

Photo :
  • Antara.

“Populasi motor listrik saat ini kurang lebih mencapai 10.300 unit di masyarakat. Perkembangan jumlah kepemilikan dan manufaktur industri kendaraan bermotor listrik juga meningkat. Tadinya awal cuma lima, sekarang sudah 22 agen pemegang merek sepeda motor listrik,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Jumat 12 November 2021.

Dirjen Budi mengungkapkan, salah satu tantangan untuk memikat masyarakat beralih ke motor listrik adalah harga jualnya yang masih cukup tinggi, terutama pada komponen baterainya.

“Komponen kendaraan listrik itu yang paling mahal adalah baterainya, kemudian berikutnya juga motor listriknya,” tuturnya.