Mengungkap Moge Paspampres yang Tabrak Bus di Jalan Tol

Paspampres kecelakaan
Sumber :
  • VIVA / Yeni Lestari

VIVA Otomotif – Salah satu anggota Pasukan Pengamanan Presiden, atau Paspampres terlibat kecelakaan dengan Polisi Patroli di Jalan Tol Dalam Kota Kilometer 05 Ambon, atau Tegal Parang. Keduanya menggunakan moge alais motor gede.

img_title Adu 3 Moge Pengawal VVIP, Ada yang Bisa Ngebut 225 Kpj

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR), Dirlantas Polda Metro Jaya, Kompol Sutikno mengatakan, kecelakaan itu terjadi pada Selasa 12 Juli 2022, sore sekitar pukul 16.30 WIB. Atas kejadian tersebut keduanya mengalami luka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Moge Honda Gold Wing yang dipakai untuk mengawal Raja Salman.

Photo :
  • VIVA.co.id/Irwandi Arsyad

img_title Moge dan Rompi Kulit Tak Selalu Jadi Simbol Arogansi

“Korban luka dua orang itu anggota Polisi Militer (PM) Paspampres, dan anggota BM Patwal Ditlantas Polda Metro Jaya,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Kecelakaan itu bermula saat PM menunggangi Honda Gold Wing menabrak bus yang berhenti di lajur satu Tol Dalam Kota KM 05 Ambon. Hingga oli moge itu bocor, dan disusul BM Patwal yang terjatuh di bahu jalan.

img_title Moge Hantam Ojol Bawa Penumpang Hingga 3 Orang Masuk RS, Pengendaranya Ternyata Masih 15 Tahun

Merangkum dari beberapa sumber, Paspampres sudah menggunakan moge dengan sebutan sayap emas tersebut sejak 2005. Dipesan khusus melalui PT Astra Honda Motor untuk mendatangkannya secara utuh dari Jepang.

Jika melihat bagian depan Gold Wing yang ringsek akibat menabrak bus tersebut, diduga lansiran 2006-2007. Melansir situs resmi Honda, Gold Wing dengan tahun produksi tersebut dipersenjatai mesin enam silinder horizontal.

Enjin berkapasitas 1.832cc SOHC itu memiliki sistem pengabutan injeksi, atau PGM-FI. Ruang bakarnya didukung kompresi 9,8 banding satu, dengan ukuran silinder 74 mili meter, dan dua klep pada masing-masing piston.

Tenaga maksimal yang dapat disemburkan mencapai 119,6 dk di 5.500 rpm, dan torsi 167 Nm di 4.000 rpm. Disalurkan melalui transmisi lima percepatan, dengan kecepatan maksimal di angka 200 kilometer per jam.

Demi mengurangi bobotnya, moge itu mengandalkan sasis alumunium. Pada sektor kaki-kaki didukung pelek berukuran 18 inci pada bagian depan yang dibalut ban berukuran 130/70, dan belakang 16 inci dengan ban 180/60.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suspensi depan berdiameter 45 mm model tabung bawah, sementara di bagian belakang tipe tunggal dengan lengan ayun yang ketinggiannya bisa diatur secara elektrik layikya suspensi udara di mobil.

Untuk sistem keamanan, pengereman depan disematkan cakram ganda dengan masing-masing ukuran piringan 296 mm dengan kaliper tiga piston. Selain itu terdapat teknologi ABS atau anti-lock braking system.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut