Kapan Vespa-Piaggio Bikin Motor di Indonesia?

Piaggio
Sumber :
  • Dian Kosasih/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Pabrikan asal Italia, Piaggio, terus memperlebar jaringan penjualan di Asia. Khusus di Asia Tenggara, motor ini cukup mendapat perhatian. Asia Tenggara menjadi pasar yang banyak diperebutkan oleh berbagai produsen motor. Lantas, bagaimana penjualan di Indonesia?

img_title 2 Pabrik Obat Ilegal Dibongkar, Polisi Sita 7,8 Juta Butir dan Uang Rp9 Miliar

Menurut Sales & Network Development Director PT Piaggio Indonesia, Igor Panjaitan, penjualan motor Piaggio di Indonesia masih kalah dengan negara lainnya, seperti Thailand dan Vietnam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Di pasar Asia Tenggara, Vietnam masih nomor satu penjualannya. Di posisi kedua Thailand dan Indonesia posisinya ketiga, di bawah Thailand (penjualan Piaggio)," kata Igor saat ditemui di Pondok Indah, Jakarta.

img_title Terpopuler: Vietnam Puncaki Daftar Suporter Paling Loyal, Reaksi Daijiro Chirino usai Dikaitkan dengan Timnas Indonesia

Ia menilai, penjualan di Vietnam bisa besar karena pihaknya memiliki pabrik yang sudah memproduksi sendiri untuk dipasarkan di negara itu dan juga Indonesia. "Dari Thailand, jaraknya agak tipis, tetapi kalau Vietnam lumayan jauh. Karena awal pemusatan penjualan berada di Vietnam, sehingga jaraknya sudah lama dan kami juga memiliki pabrik di sana," ujar dia.

Pabrik di Indonesia?

img_title Vietnam Puncaki Daftar Suporter Paling Loyal di ASEAN, Fans Timnas Indonesia Nomor 7

Menurut Igor, pihaknya selama ini terus mempertimbangkan untuk memproduksi motor di Indonesia.

"Oh kalau masalah itu kami selalu bahas, selama regulasinya itu beneficial (bermanfaat) untuk principal, pasti kami akan buat. Tapi pemerintah saat ini belum memberikan kejelasan. Kalau sudah ada kejelasan, kami akan pertimbangkan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, selama ini pihaknya masih mempelajari terkait prasyarat yang ditentukan oleh Pemerintah Indonesia untuk membuat pabrik. "Dari segi teknologi, pajak, segala macam, keringanan dan kemudahan untuk produksi di sini, kemudahan untuk masuk dengan CKD (completely knock down/dirakit di Indonesia), kami saat ini masih mempelajari," kata Igor.

"Kami saat ini masih memanfaatkan pabrik yang kami punya di Vietnam. Selama kejelasan dari pemerintah belum ada, kami akan terus memanfaatkan pabrik yang ada di sana," katanya.

Ilustrasi PHK.

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup, 1.100 Karyawan di-PHK

Pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) milik pengusaha Korsel di Kabupaten Lebak, Banten telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sekitar 1.100 karyawan

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut