Perusahaan Motor Gede Victory Gulung Tikar

Victory Cross Country bercorak batik Solo
Sumber :
  • VIVAnews/Herdi Muhardi

Moge Victory ubah logo

img_title Mobil Listrik Murah Jadi Dilema Baru Indonesia

Victory Motorcycles Indonesia. Foto: VIVA.co.id

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini tentu menjadi kabar mengejutkan bagi Victory Motorcycles Indonesia. Namun, arahan itu tentu wajib mereka diikuti. Menurut Presiden Direktur PT Arya Motor Indonesia (AMI) --authorized distribution-- Denny Mulyono, pihaknya akan tetap menjamin seluruh fasilitas mulai dari layanan servis, suku cadang, serta garansi bagi seluruh pemilik kendaraan Victory Motorcycle. "Sesuai arahan Polaris, kita menjamin pelayanan kepada pemilik sepeda motor Victory selama 10 tahun, " kata Denny.

img_title Pasar Mobil RI Belum Tembus 1 Juta Unit, Ini Masalah Besarnya

Denny berharap pemilik moge Victory tak perlu khawatir dengan adanya kabar penutupan tersebut. Sebab, kata dia, hal itu tak mengganggu terkait pelayanan kepada konsumen. "Pemilik bisa datang ke diler kami di Jalan Fatmawati (Jakarta Selatan), atau mereka (pemilik) bisa memanggil kami datang ke tempatnya. Pelayanan dilakukan 24 jam," ujar Denny.

Motor pengawal Jokowi

img_title Perang Harga Mobil Bisa Jadi Bumerang bagi Industri Otomotif RI

Ada yang menarik perhatian lainnya dari kabar penutupan Victory Motorcycle. Sebab tak cuma konsumen Victory yang menjadi galau, karena motor gede tersebut juga dipakai oleh kesatuan polisi jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas), sebagai kendaraan pengawalan khusus bagi Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kekhawatiran pun muncul karena takut motor tersebut tak bisa lagi lama digunakan dengan alasan suku cadang yang tak ada.

Moge pengawal Kapolri, merek Victory.

Moge Victory yang dipakai untuk mengawal Presiden RI. Foto: VIVA.co.id/Zahrul Darmawan

Meski begitu, kabar penutupan Victory baru diketahui Wakil Kepala Korlantas Polri, Brigjen Pol Indrajit. "Saya malah baru tahu kalau sepeda motor Victory ditutup," kata Indra kepada VIVA.co.id di Jakarta, Jumat, 13 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indra menegaskan, pihaknya telah menggunakan sepeda motor Victory setidaknya selama kurun waktu dua tahun sebagai kendaraan dinas untuk memberikan pelayanan pengawalan kepada masyarakat termasuk orang nomor satu di Indonesia. "Ya kita pakai motor itu kan buat pengawalan, jadi siapa saja yang mau dikawal," ujar dia menambahkan.

Dia berharap PT Arya Motor Indonesia yang menjadi distributor resmi Victory Motorcycle di Indonesia untuk bertanggung jawab menjamin ketersediaan suku cadang motor Victory di Tanah Air. "Distributor harus tanggung jawab lah dengan pelayanan servis, suku cadang bagaimana. Karena memang ini sudah menjadi kewajiban mereka kan," kata dia. (adi)

Ilustrasi charger SPKLU tersangkut di mobil listrik

Produsen Mobil Listrik Dapat Fasilitas Pemerintah, Ada Sanksi Jika Ingkar

Produsen mobil listrik mendapat insentif pemerintah, tetapi wajib memenuhi komitmen produksi dan TKDN. Gagal memenuhi target, insentif yang diterima bisa dikenai sanksi.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut