Saat Menikung, Pemotor Haram Pakai Rem Depan

Ilustrasi pengatur kecepatan sepeda motor.
Sumber :
  • Motorcycle

VIVA – Pada sepeda motor, ada dua titik pengereman yaitu di roda depan dan belakang. Meski sama-sama memperlambat laju kendaraan, tetapi beda peruntukan. 

img_title Apa Itu ABS dan CBS pada Varian Honda PCX 160 Terbaru dan Bedanya?

Instruktur keselamatan berkendara dari Rifat Drive Labs, Ali Wijaya mengatakan rem depan hanya digunakan saat motor melaju lurus dan kecepatan di atas 30 km/jam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat belok, enggak boleh pakai rem depan. Karena untuk mekanisme kerjanya sendiri, rem depan mempunyai sifat membuat motor makin rebah. Banyak yang salah kaprah,” kata Ali di Jakarta. 

img_title Jangan Tergiur Harga Murah, Ini Bahaya Motor Pakai Kampas Rem Palsu

Ia menegaskan, pengendara disarankan cukup menggunakan dua jari saat melakukan pengereman. Caranya, memposisikan jari telunjuk dan tengah pada tuas rem. 

"Kalau empat jari terlalu kuat makanya hanya menggunakan dua jari. Dua jari ini mewakili otot kita masing-masing, dua ini adalah otot bisep," ujarnya. 

img_title Jangan Kaget Ternyata Semahal Ini Harga Rem Motor di MotoGP

Yang terpenting kata dia, saat melakukan pengereman, pengendara harus berada dalam kondisi sadar. Hal ini agar pengendara dapat mengantisipasi situasi yang akan dihadapi. 

"Saat mengerem, yang penting itu sadar dulu. Sadar akan sesuatu yang ada di depan, jadi kita bisa menjaga jarak amannya," kata dia. 

VIVA Otomotif: Ilustrasi kampas rem motor

Ini Penyebab Usai Ganti Kampas Rem Motor Baru Malah Tidak Pakem

Kampas rem motor punya peran penting dalam kenyamanan dan keamanan berkendara.

img_title
VIVA.co.id
1 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut