Teknik Mobil Terobos Banjir Bebas Mogok

Dua pengendara mobil menerobos banjir di Klaten akhir November 2017.
Sumber :
  • ANTARA Foto/Aloysius Jarot Nugroho

VIVA – Musim hujan di depan mata. Hal ini tentu bisa jadi momok bagi para pengendara mobil di kota-kota besar. Jika tanpa hujan saja jalanan di ibu kota sudah macet, apalagi ditambah dengan genangan-genangan akibat hujan yang turun.

img_title DEN Wanti-Wanti Prabowo soal El Nino dan La Nina, Ini Dampaknya bagi Pangan Indonesia

Pada satu momentum pengendara pasti tak punya pilihan selain menerobos genangan air. Anda pun dituntut memahami beberapa jurus jitu saat menerabas genangan air. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Mitsubishi dalam keterangan resminya, Senin 3 Desember 2018, yang mesti dipahami pengemudi sebelum memacu mobilnya ke dalam air adalah karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

img_title Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Aceh, Jalan Nasional hingga Lahan Pertanian Terdampak

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Beda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Walau begitu pastikan filter udara mobil Anda tidak kemasukan air yang diakibatkan oleh gelombang atau riak air. Sebab kalau sampai filter udara terendam bisa menyebabkan water hammer. 

img_title Upaya Kementerian PU Pulihkan Layanan Air Minum Pasca Banjir di Padang

Water hammer adalah kondisi air masuk ke ruang pembakaran dan tentunya bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan Anda melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan 'pada transmisi otomatis saat menerabas banjir. Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil Anda mogok, maka jangan pernah untuk mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kemudian jika berhasil melewati genangan air tersebut, segera periksa kondisi rem apakah tetap optimal dengan metode sederhana. Jalankan kendaraan dengan kecepatan rendah, sekitar lima kilometer per jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima.  (Yns)

Warga melintasi ruas jalan terendam banjir di Aceh Selatan, Minggu (25/10/2026).

Banjir dan Longsor Terjang Aceh Selatan, 4 Desa Terendam, Jalan Nasional Terdampak

Banjir merendam empat gampong di Aceh Selatan akibat hujan lebat sejak 24 Oktober. Air mencapai sepaha orang dewasa, sementara longsor terjadi di dua titik jalan.

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut