Tips Menghindari Beli Mobil Bekas Tabrakan ala Pedagang

Mobil bekas tabrakan yang siap direkondisi di satu bengkel di Jakarta, Kamis 26 Mei 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Yasin Fadilah

VIVA – Membeli mobil bekas, menjadi pilihan bagi masyarakat yang hendak memiliki kendaraan dengan dana yang terbatas. Namun, banyak risiko, salah satunya kondisi fisik mobil yang tidak sempurna.

img_title BPKB Mobil Bekas Ini Kelihatan Normal, Pas Disenter Bikin Kaget

Penyebabnya pun beragam, mulai dari bekas senggolan ringan dengan kendaraan lain, sampai tabrakan parah. Pedagang mobil bekas dari Jordy Mobil, Andi mengatakan, biasanya showroom maupun pedagang akan menolak, saat ada yang menawarkan kendaraan bekas tabrakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau yang tabrakan parah, di tempat kami enggak mau, karena bikin repot. Kami terima paling yang bekas senggolan ringan, atau pemakaian harian wajar," ujarnya kepada VIVA di Jakarta, Kamis 28 Februari 2019.

img_title Terpopuler: Mobil Bekas Tembus 250 Km/Jam, Mobil Antipeluru, hingga Motor Listrik MBG

Andi mengatakan, biasanya pedagang mobil bekas sudah bisa menerka kondisi mobil, sebelum ditawarkan kepada pelanggan. Untuk mengetahui mobil yang pernah mengalami tabrakan, penjual yang berpengalaman pun dengan mudah mengetahuinya. Yakni, melihat kerapatan antara panel bodi.

Mobil bekas tabrakan

img_title 5 Mobil Bekas Murah yang Bisa Tembus 250 Km/Jam, Harganya Mulai Rp125 Jutaan

Selain itu, untuk mobil yang pernah tabrakan parah di bagian depannya bisa dilihat dengan cara membuka kap mesin. Jika posisi tulang-tulang bagian depan mobil tidak sempurna, terlihat bengkok, ada bekas las, atau seperti baru dicat, patut dicurigai itu adalah bekas tabrakan dan sudah diperbaiki oleh bengkel.

"Lihat juga bagian lipatan ujung kap mesin. Kalau enggak sempurna, berarti bekas diketok ulang. Terus kalau misalnya dia bekas tabrakan berat depan, kap mesinnya diganti biar mulus, sudah pasti enggak ada tempelan kode AC dan kode mesin," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara melihat bekas tabrakan dari samping, bisa memperhatikan garis bodi atau garis pada kaca mobil. Jika posisinya sudah tidak sejajar, maka perlu dicurigai pintu pernah dilepas untuk proses perbaikan. Sementara untuk bekas tabrakan belakang, bisa dilihat dengan membuka karet penyangga pintu atau bagasi.

"Untuk mengecek bagian samping, buka pintu, cek bagian dalamnya, ada bekas karat atau enggak. Untuk belakang, paling gampang buka karet-karet. kalau ada bekas karat di bodinya, itu sudah pasti bekas tabrakan. Kenapa? karena catnya hilang, dan lama-kelamaan bisa timbul bintik-bintik karat," jelasnya. (yns)

Mobil Bekas Hyundai

Dari Rp809 Juta ke Rp400 Jutaan, Begini Perubahan Harga Hyundai Ioniq 5

Harga bekas Ioniq 5 dipengaruhi tahun produksi, varian, jarak tempuh, kondisi kendaraan, dan riwayat perawatan. Kondisi baterai menjadi perhatian utama karena berpengaruh

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut