Tempel Pewangi di AC Mobil, Ternyata Banyak Risikonya

Pewangi kabin mobil.
Sumber :
  • Youtube

VIVA – Selain menjaga kebersihannya secara rutin, tak sedikit pemilik yang menambahkan pewangi untuk mengharumkan kabin kendaraannya. Cara tersebut, dilakukan untuk menambah rasa nyaman pengemudi maupun penumpangnya saat melakukan perjalanan.

img_title Mobil Kotor Gara-gara Abu Vulkanik? Ini Urutan Cucinya

Jenis pengharum yang dipasang di kabin pun beragam, salah satunya yang ditempel pada kisi-kisi pendingin udara (Air Conditioner/AC). Dengan cara pemasangan tersebut, aroma harum yang dikeluarkan bisa langsung disebarkan melalui hawa dari AC, dan bisa menyebar ke seluruh interior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengharum kabin mobil jenis tersebut, kata Diler Technical Support PT Toyota Astra Motor, Didi Ahadi, memiliki dampak kurang baik untuk komponen AC mobil dan bisa menimbulkan bakteri yang bisa berdampak negatif bagi kesehatan.

img_title Suzuki Baleno Facelift Dijual Rp100 Jutaan, Sudah Punya ADAS Level 2

"Sebaiknya jangan, pewangi itu (menempel di kisi-kisi AC) bentuknya cairan atau gel, uapnya membuat bakteri nempel di evaporator AC. Akibatnya timbul bau asam, saat AC pertama kali dinyalakan yang cukup menggangu," ujarnya seperti dikutip dari 100KPJ, Kamis 16 Juli 2020.

Baca juga: Royal Enfield Luncurkan Motor Baru, Harganya Rp114 Jutaan

img_title Lamborghini Murcielago Jadi Mobil Drift Pertama di Indonesia, Nekat Banget

Lebih lanjut Didi menjelaskan, bukan sekadar dari bau asam yang mengganggu namun bakteri tersebut juga berbahaya bagi orang yang memiliki daya tubuh kurang baik. Untuk mencegah kondisi tersebut, kata dia, pemilik bisa melakukan servis rutin untuk komponen AC mobil.

"Bakteri lambat laun akan menganggu kesehatan. Namun kembali lagi pada daya tahan tubuh. Kalau sudah begitu, baiknya AC di overhaul, cuci evaporatornya," katanya.

kabin mobil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu,  Product Improvement Department Head PT Astra Daihatsu Motor, Bambang Supriyadi menyebut, pewangi ruangan mobil yang diposisikan menggantung pada ventilasi AC, bisa menyebabkan patah dan akibatnya hawa dingin yang keluar membuat tak nyaman orang di kabin.

“Ada beberapa model parfum gantung, yang membuat cat dibawah grille AC mengelupas karena rembesan parfum tersebut. Namun, yang paling sering adalah grille AC nya patah,” kata dia.

Suzuki Baleno Facelift 2026

Terpopuler: Suzuki Baleno Facelift, Motor Bekas yang Harganya Stabil, hingga Cara Cuci Mobil Kena Abu Vulkanik

Info Suzuki Baleno facelift dibekali ADAS Level 2, lima motor bekas punya harga stabil, dan ada urutan mencuci mobil yang terkena abu vulkanik jadi populer.

img_title
VIVA.co.id
8 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut