Hindari Tabrakan, Ini 4 Tips Mengemudi di Tanjakan dan Turunan
- Repro Twitter
Untuk momen seperti itu, yang harus dilakukan adalah selalu menaikkan rem tangan saat terpaksa berhenti di tanjakan. Kemudian, untuk berjalan lagi, kita hanya perlu menginjak kopling, memasukkan tuas persneling ke gigi satu, perlahan-lahan angkat kaki kiri dari pedal kopling, sekaligus injak pedal gas secara perlahan dengan kaki kanan.
Begitu kamu merasa mobil bisa melaju, segera turunkan rem tangan. Pada mobil dengan transmisi otomatis, kita hanya perlu meletakkan tuas persneling pada posisi L atau D, lalu menginjak pedal gas secara perlahan. Ketika mobil memiliki kekuatan yang cukup untuk mengemudi, letakkan rem tangan. Ingat kembali, jangan memaksakan diri untuk tidak menggunakan rem tangan di tanjakan, ya!
3. Injak pedal rem secara perlahan
Bus pariwisata yang terguling di tanjakan Emen, Subang.
- VIVA/Adi Suparman
Tips mengemudi di tanjakan dan turunan berikutnya adalah menginjakkan pedal rem. Bahkan setelah menggunakan rem mesin, disarankan agar pengemudi tetap menggunakan rem konvensional. Saat menginjak pedal rem, sebaiknya lakukan secara perlahan.
4. Hindari menginjak pedal kopling
Pembalap Tour de Singkarak saling kejar di tanjakan Kota Solok.
Saat berkendara di jalan menurun yang curam dan panjang, pengemudi harus ingat untuk tidak menginjak pedal kopling terus menerus sebagai salah satu tips mengemudi di tanjakan dan turunan. Menginjak pedal kopling secara terus-menerus dapat menimbulkan efek "roda gila", menyebabkan ban terus bergerak dan menjadi tidak terkendali.
Selain itu, diingatkan pula bahwa selain menguasai keterampilan mengemudi mobil di jalan turunan, pengemudi juga harus mengontrol kondisi rem dalam mobil apakah masih dalam kondisi layak atau tidak.